Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wilayah Ini Sudah Cair Bansos PKH BPNT Tahap 1 Tahun 2026! Akhirnya Status SIKS-NG Berubah, Bagaimana Daerah Bogor dan Lainnya?

Ira Yulia Erfina • Kamis, 5 Februari 2026 | 15:36 WIB
Ilustrasi. KPM bansos mencairkan PKH BPNT.
Ilustrasi. KPM bansos mencairkan PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 Tahun 2026 untuk alokasi Januari hingga Maret mulai menunjukkan progres awal.

Informasi terbaru yang dikutip dari kanal Diary Bansos per 5 Februari 2026 mengindikasikan bahwa penyaluran bansos PKH BPNT sudah berjalan, meski masih terbatas pada wilayah dan bank tertentu.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi Keluarga Penerima Manfaat di berbagai daerah yang tengah menantikan masuknya saldo bansos PKH BPNT ke rekening masing-masing.

Pencairan tahap awal terpantau lebih dahulu terjadi di Provinsi Aceh. Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang sudah menerima penyaluran dana PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026.

Penyaluran dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia, di mana sejumlah Keluarga Penerima Manfaat yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera dari bank tersebut telah melaporkan adanya penambahan saldo sejak pagi hari tanggal 5 Februari 2026.

Masuknya saldo ini menandakan bahwa proses penyaluran tahap awal telah benar-benar berjalan, meskipun belum merata ke seluruh penerima.

Dari sisi sistem penyaluran, status bantuan pada SIKS-NG di menu monitoring salur bansos tercatat telah berubah menjadi “SI” atau Standing Instruction.

Perubahan status ini menunjukkan bahwa perintah pemindahbukuan dana ke rekening penerima telah diaktifkan.

Dengan status tersebut, proses distribusi dana secara teknis sudah berada pada tahap siap salur, sehingga pencairan dapat berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing bank penyalur.

Sementara itu, untuk bank penyalur lain seperti BRI, Mandiri, dan BNI, hingga siang hari tanggal 5 Februari 2026 belum terpantau adanya top-up saldo bagi Keluarga Penerima Manfaat.

Kondisi ini menegaskan bahwa pencairan belum dilakukan secara serentak di semua bank. Meski demikian, bank-bank tersebut diperkirakan akan menyusul melakukan penyaluran dalam waktu dekat seiring berjalannya proses pemindahbukuan dana.

Perlu dipahami bahwa pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 dilakukan secara bertahap. Tidak semua Keluarga Penerima Manfaat, termasuk yang berada di Aceh, langsung menerima saldo pada hari yang sama.

Bagi penerima yang belum melihat adanya saldo masuk, disarankan untuk tetap bersabar dan melakukan pengecekan secara berkala dalam beberapa hari ke depan, mengingat proses penyaluran dilakukan secara bergelombang.

Dari sisi kriteria penerima, dilansir dari laman resmi Kemensos.go.id bahwa bantuan tahun 2026 diprioritaskan bagi keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial terbaru tahun 2026.

Data ini telah mengalami pemutakhiran, sehingga penerima bantuan pada tahun 2025 belum tentu kembali menerima bantuan pada tahun 2026. Pemutakhiran data ini berpengaruh langsung pada status kepesertaan dan kelayakan penerima bantuan.

Untuk memudahkan pemantauan, Keluarga Penerima Manfaat dianjurkan memanfaatkan layanan mobile banking yang disediakan oleh bank penyalur, seperti BSI Mobile atau BYOND, agar dapat mengecek saldo tanpa harus sering mendatangi ATM atau agen.

Selain itu, komunikasi dengan pendamping sosial setempat tetap penting dilakukan guna memperoleh informasi yang akurat dan sesuai kondisi terbaru.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh