Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Dimulai, Wilayah Ini Jadi Pelopor Penyaluran Bantuan

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 5 Februari 2026 | 18:20 WIB
Ilustrasi pendampingan KPM bansos PKH BPNT.
Ilustrasi pendampingan KPM bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Penantian panjang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH BPNT akhirnya membuahkan hasil.

Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, memasuki minggu pertama bulan Februari 2026, bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Tahap 1 resmi mulai disalurkan secara bertahap ke rekening penerima.

Berdasarkan pantauan data di lapangan per Kamis, 5 Februari 2026, laporan mengenai masuknya saldo bansos PKH BPNT ke kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) telah terkonfirmasi di berbagai wilayah, khususnya bagi nasabah bank penyalur tertentu.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, program reguler dari Kemensos ditujukan untuk membantu kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat (KPM).

"Namun perlu dicatat, tidak semua pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) otomatis berhak mendapatkan bantuan tersebut," kata Saifullah Yusuf, dikutip dari laman Kemensos.

1. Titik Awal Pencairan: Bank BSI di Provinsi Aceh

Laporan pencairan paling masif saat ini terpantau berasal dari para pemilik KKS Bank Syariah Indonesia (BSI) di wilayah Provinsi Aceh. Beberapa daerah yang telah mengonfirmasi adanya saldo masuk antara lain:

• Aceh Tamiang & Aceh Tengah

• Aceh Utara (Lhoksukon) dan Nagan Raya

• Pidie Jaya dan Aceh Besar

Percepatan penyaluran di wilayah Aceh ini diduga berkaitan dengan upaya pemerintah, dalam meringankan beban masyarakat yang baru-baru ini terdampak bencana alam di daerah tersebut.

2. Variasi Nominal yang Diterima KPM

Besaran saldo yang masuk ke rekening KPM sangat bervariasi, tergantung pada komponen kategori keluarga dan jenis bantuan yang diterima (apakah hanya PKH, hanya BPNT, atau kombinasi keduanya). Beberapa rincian yang terpantau hari ini adalah:

• PKH Lansia: Sebesar Rp600.000.

• PKH Komponen Balita: Sebesar Rp750.000 (untuk satu anak balita) hingga Rp1.500.000 (untuk dua anak balita).

• Paket Kombinasi: Terdapat penarikan hingga Rp1.103.000 yang merupakan gabungan antara PKH dan saldo BPNT (Sembako).

• KPM Validasi: Beberapa KPM baru mendapatkan saldo hingga Rp2.700.000 yang mencakup akumulasi bantuan dari kategori tertentu.

3. Strategi Pengecekan Saldo yang Aman

Mengingat pencairan dilakukan secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia, KPM dihimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:

• Gunakan Mobile Banking: Bagi nasabah BSI, disarankan mengecek saldo terlebih dahulu melalui aplikasi BSI Mobile (Beyond) agar tidak perlu mengantre di ATM jika saldo belum masuk.

• Pantau Kartu KKS Lama: Meskipun fokus awal terpantau pada kartu KKS baru, beberapa wilayah seperti Nagan Raya melaporkan bahwa KKS lama juga sudah mulai menerima saldo PKH.

Bagi pemegang kartu KKS dari Bank BRI, BNI, dan Mandiri, saat ini status di sistem masih dalam proses persiapan.

Diharapkan bank-bank penyalur lain akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 telah resmi dimulai.

Penyaluran perdana di wilayah Aceh diharapkan menjadi pembuka bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.

Pastikan Anda menyimpan kartu KKS bansos dengan baik dan melakukan penarikan secara mandiri untuk keamanan data pribadi.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh