Status Bansos BPNT Tahap 1 2026 Sudah SI Hari Ini, Saldo Rp600 Ribu Berpotensi Segera Masuk Rekening KKS
Kholikul Ihsan• Jumat, 6 Februari 2026 | 06:03 WIB
Ilustrasi KPM mencairkan dana bansos.
RADAR BOGOR - Kabar yang paling dinanti oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akhirnya mencapai titik terang. Per hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, status bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) Tahap 1 untuk alokasi Januari, Februari, dan Maret dikabarkan sudah berubah menjadi SI (Standing Instruction) di sistem SIKS-NG.
Perubahan status BPNT ini merupakan sinyal final bahwa dana bantuan sebesar Rp600.000 sedang dalam proses transfer massal ke rekening masing-masing penerima.
Bagi KPM pemegang kartu KKS dari bank BNI, BRI, Mandiri, maupun BSI, sangat disarankan untuk segera memantau saldo melalui aplikasi mobile banking di ponsel anda.
Jangan terburu-buru mengantre di mesin ATM sebelum memastikan dana sudah masuk, guna menghindari penumpukan antrian dan kekecewaan.
Status SI Muncul pada Bansos BPNT
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, berdasarkan pantauan terbaru pada menu monitoring penyaluran bansos, bantuan BPNT menunjukkan progres yang lebih cepat dibandingkan PKH.
Status SI atau perintah pemindahbukuan dari rekening negara ke rekening bank penyalur sudah muncul secara masif untuk KPM di Desil 1 hingga Desil 4.
Sementara itu, untuk bantuan PKH Tahap 1 2026, status saat ini dilaporkan masih berada pada tahap SPM (Surat Perintah Membayar). Namun, diprediksi kuat status PKH akan menyusul menjadi SI dalam waktu beberapa hari ke depan, mengikuti jejak BPNT.
Seleksi Ketat Berdasarkan Desil BPS
Penyaluran tahun 2026 ini membawa aturan yang lebih ketat. Pemerintah melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pemutakhiran data yang menyebabkan adanya pergeseran status penerima. Hanya keluarga yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 4 yang dipastikan menerima bantuan tahap ini.
KPM yang sebelumnya menerima bantuan di akhir tahun 2025 namun kini masuk ke dalam Desil 5 (karena dianggap ekonominya meningkat), mungkin tidak akan lagi menemukan saldo masuk di kartu KKS mereka.
Jika Anda merasa masih layak namun bantuan tidak cair, disarankan untuk segera berkoordinasi dengan pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa setempat.
Hal ini sesuai dalam keterangan dalam video unggahan akun Instagram resmi Kemensos, yang menyatakan bahwa, pemutakhiran dapat dilakukan melalui SiKS-NG di tingkat desa dan Dinsos, aplikasi Cek Bansos dengan fitur usul sanggah hingga pendamping sosial di lapangan bersama Dinsos, BPS pemerintah daerah.
Pantau penyaluran di 4 Bank Penyalur Utama
Proses top-up saldo oleh bank penyalur biasanya memakan waktu 1 hingga 3 hari kerja setelah status SI muncul. Bank-bank besar seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BSI akan melakukan pencairan secara bertahap.
Pastikan aplikasi pendukung seperti Wonder BNI, BRimo, Livin' by Mandiri, atau BSI Mobile Anda dalam keadaan aktif untuk menerima notifikasi dana masuk.
Agar pengecekan lebih efektif dan akurat, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Cek via Mobile Banking: Masuk ke aplikasi bank sesuai kartu KKS Anda. Cek pada bagian Mutasi Rekening untuk melihat saldo masuk sebesar Rp600.000 dengan keterangan bantuan sosial.
- Pantau Aplikasi Cek Bansos: Jika saldo belum masuk, unduh aplikasi Cek Bansos resmi dari Kemensos di Playstore untuk melihat apakah nama Anda masih terdaftar sebagai penerima aktif periode Januari-Maret 2026.
- Hubungi Pendamping Sosial: Tanyakan status kepesertaan Anda apakah masuk dalam daftar SI atau justru terkena graduasi karena naik kelas ke Desil 5.
- Update Data Mandiri: Jika Anda merasa layak tetapi bantuan terhenti, gunakan fitur Sanggah atau usulkan kembali data Anda melalui aplikasi Cek Bansos secara mandiri.***