Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2026, Pemegang Kartu KKS Selain BSI Harap Sabar Menunggu Proses Top Up
Mutia Tresna Syabania• Jumat, 6 Februari 2026 | 09:14 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos kepada KPM oleh petugas pendamping social.
RADAR BOGOR - Kabar yang dinanti oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial atau yang dikenal dengan sebutan bansos akhirnya tiba.
Dikutip dari YouTube Diary Bansos, bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk alokasi Januari hingga Maret resmi mulai dicairkan secara bertahap.
Status penyaluran bantuan di sistem SIKS-NG telah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction).
Hal ini menandakan, dana bantuan sedang dalam proses transfer dari bank penyalur ke rekening masing-masing penerima.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, bantuan sosial adalah bentuk nyata tanggung jawab negara untuk melindungi rakyat, terutama yang paling membutuhkan.
"Mekanisme penyaluran bansos pada periode ini masih akan disalurkan melalui dua jalur, yakni perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia," kata Gus Ipul, dikutip dari laman resmi Kemensos, Jumat, 6 Februari 2026.
Hingga saat ini, laporan masuknya saldo bantuan terpantau masif di wilayah Provinsi Aceh.
KPM yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dilaporkan telah menerima dana PKH maupun BPNT tahap pertama.
Namun, perlu dicatat beberapa hal penting bagi KPM:
• Penyaluran Bertahap: Meskipun sudah ada laporan saldo masuk, pencairan dilakukan secara bergelombang. Jika saldo Anda masih kosong, harap bersabar dan cek secara berkala.
• Kondisi Bank Lain: Untuk pemegang kartu KKS dari Bank BRI, BNI, dan Mandiri, saat ini statusnya sudah SI namun proses top-up saldo masih terus dipantau.
Diharapkan ketiga bank penyalur tersebut segera menyusul dalam waktu dekat.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial menetapkan aturan ketat terkait siapa saja yang berhak menerima bantuan di tahun ini. Beberapa poin utamanya adalah:
• Prioritas Desil Rendah: Bantuan diutamakan bagi warga yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 4 pada data DTKS terbaru.
• Hasil Pemutakhiran BPS: Tidak semua penerima bantuan tahun 2025 otomatis mendapatkan bantuan kembali di tahun 2026.
Hal ini sangat bergantung pada perubahan data ekonomi dan pemutakhiran peringkat kesejahteraan (Desil) yang dilakukan oleh pihak berwenang.
• Masa Kepesertaan: Sesuai aturan, program bantuan sosial ini bersifat stimulan.
Bagi KPM yang sudah menerima bantuan lebih dari 5 tahun, sangat dianjurkan untuk melakukan graduasi mandiri agar bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.
Untuk memudahkan pengecekan tanpa harus bolak-balik ke mesin ATM atau agen bank, para KPM disarankan melakukan hal berikut:
• Gunakan Layanan M-Banking: Manfaatkan aplikasi seperti Beyond (BSI Mobile), Livin' by Mandiri, BRImo, atau Wondr by BNI. Ini jauh lebih praktis karena saldo bisa dipantau langsung dari smartphone.
• Komunikasi dengan Pendamping Sosial: Tetap jalin silaturahmi dengan pendamping PKH di wilayah masing-masing.
Penyaluran bansos 2026 sudah dimulai dari Bank BSI di wilayah Aceh. Bagi wilayah dan bank penyalur lainnya, tetap optimis karena proses administrasi di sistem SIKS-NG sudah berada di tahap akhir.***