RADAR BOGOR — Segera ambil kartu KKS Anda dan datangi mesin ATM atau agen bank terdekat sekarang juga! Bagi masyarakat yang tinggal di 30 wilayah mulai dari Aceh hingga Papua, hari ini, Sabtu, 7 Februari 2026, menjadi momen krusial karena gelombang pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 1 terpantau telah mendarat di rekening Bank BRI dan Bank Mandiri secara serentak.
Dikutip dari kanal YouTube CEK BANSOS, berdasarkan data laporan KPM yang dihimpun per pagi ini, proses transfer dana bantuan telah menyentuh wilayah-wilayah strategis.
Berikut daftar wilayah yang terpantau sudah mulai melakukan pencairan:
- Wilayah Sulawesi dan Kalimantan: Gorontalo (kota dan kabupaten), Soppeng, Wajo, Pinrang, Luwu, Takalar, Bone, Kota Waringin Timur, Nunukan, hingga Morowali.
- Wilayah Jawa: Bogor, Garut, Cianjur, Sumedang, Nganjuk, Madiun, Kediri, Cilacap, Banyumas, hingga Sleman dan Gunung Kidul.
- Wilayah NTB dan NTT: Sejumlah titik di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur melaporkan saldo BRI sudah terisi.
Jika Anda berdomisili di salah satu wilayah di atas, segera lakukan pengecekan secara berkala karena dana masuk secara bertahap ke setiap rekening KPM.
Keuntungan KPM Mandiri
Berbeda dengan Bank BRI yang saat ini terpantau lebih fokus pada pencairan komponen PKH (seperti balita dan anak sekolah), para pemegang kartu KKS Bank Mandiri mendapatkan keuntungan lebih.
Banyak laporan menunjukkan bahwa Bank Mandiri telah mencairkan saldo BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) dan PKH secara berbarengan sejak dini hari tadi.
Nominal yang masuk pun bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp1.500.000, tergantung komponen keluarga yang terdaftar dalam data desil 1–4.
Komponen Balita dan Sekolah Jadi Prioritas Utama
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa bantuan tahap awal tahun 2026 ini sangat didominasi oleh KPM dengan komponen:
- Balita: Mendapatkan penyaluran hingga Rp750.000 per tahap.
- Anak sekolah (SD/SMP/SMA): Nominal mulai dari Rp250.000 hingga Rp500.000 per komponen.
- Lansia dan disabilitas: Mulai terlihat adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 di beberapa titik.
Bagi KPM yang memiliki komponen balita namun saldo masih nol, jangan berkecil hati. Pastikan status Anda di aplikasi Cek Bansos masih aktif sebagai penerima untuk periode Januari–Maret 2026.
Selain itu, bagi KPM yang berhasil mencairkan dana bansos, Kemensos melarang penggunaan dana bansos untuk hal yang tidak sesuai peruntukannya.
“Bansos dilarang digunakan untuk membeli rokok, minuman keras, narkoba, atau barang terlarang lainnya,” jelas Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dilansir dari akun Instagram @kemensosri.
Hingga berita ini diturunkan, tanda-tanda pencairan untuk Bank BNI masih belum terlihat secara masif.
Pemerintah mengimbau KPM BNI untuk tidak panik dan menghindari pengecekan kartu secara berlebihan di mesin ATM guna menjaga kondisi fisik kartu KKS tetap baik.
Berikut Tips Cek Saldo Hari Ini:
Prioritaskan cek melalui aplikasi BRImo atau Livin’ by Mandiri untuk menghindari kerumunan di ATM.
Jangan memberikan PIN KKS Anda kepada orang asing atau pihak yang menjanjikan pencairan lebih cepat.
Simpan struk penarikan sebagai bukti sah jika jumlah uang yang keluar tidak sesuai dengan saldo yang terpotong.***
Editor : Eli Kustiyawati