RADAR BOGOR - Tiga bank penyalur (Mandiri, BNI, dan BRI) sudah mulai menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap 1 2026.
Terpantau BNI belum mulai menyalurkan bantuan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tervalidasi.
Namun, berdasarkan penuturan kanal youtube Info Bansos, BNI sedamh persiapkan mencairkan bansos tahap 1 2026.
"Untuk Bank BNI diprediksi besok akan mulai masif di wilayah Kabupaten Bandung, Cirebon, Malang, Indramayu, Sukabumi, Probolinggo, Pemalang, Bandung Barat," ucapnya.
Kemudian, BNI juga akan mulai menyalurkan saldo bantuan ke daerah Bekasi, Magelang, Tuban, Pasuruan, Kediri, Klaten, Kota Tasikmalaya, Bojonegoro, dan Lamongan.
Sebagai informasi, bansos BPNT tahap 1 2026 dirancang untuk memberikan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan kepada KPM.
Sehingga, KPM yang mencairkan periode 3 bulan sekaligus Januari hingga Maret, akan menerima saldo senilai Rp600.000 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Proses pencairan di pekan pertama Februari sejauh ini berjalan sangat lancar. Banyak KPM yang melaporkan saldo bantuan sudah mendarat di kartu KKS mereka masing-masing.
Sementara itu, 3 bank penyalur yang terdiri dari Mandiri, BRI, dan BSI sudah mulai menyalurkan bansos PKH BPNT tahap 1 2026 ke sekitar 100 daerah di seluruh Indonesia.
Bank BRI telah mencairkan bansos PKH mulai Jumat (6/2/2026) ke sejumlah wilayah dengan besaran sesuai komponen PKH.
Besaran bansos yang diterima KPM pemilik KKS BRI mencapai Rp1 juta lebih tergantung jenis komponen yang dimilik
Sedangkan Bank Mandiri mulai menyalurkan bantuan sejak Sabtu (7/2/2026) berdasarkan laporan KPM di sejumlah daerah.
Bansos PKH BPNT tahap 1 2026 mulai disalurkan pertama kali melalui KKS terbitan Bank BSI di wilayah Aceh.
Hingga kini, hampir seluruh Provinsi Aceh telah menerima pencairan bansos tahap 1 2026.
Editor : Siti Dewi Yanti