RADAR BOGOR - Ada kabar gembira untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk dalam desil tertentu berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
KPM yang termasuk dalam desil 1 hingga 4 akan mendapatkan bantuan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng untuk 2 bulan dari pemerintah.
Bantuan beras ini merupakan alokasi Februari dan Maret yang akan dibagikan kepada KPM yang berasa di desil 1 sampai 4.
"Jadi peruntukannya untuk Februari serta Maret," sebut kanal youtube Cek Bansos.
Pencairan bantuan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng akan dimulai dilakukan pada pertengahan bulan Maret 2026.
Seperti pencairan bantuan beras dan minyak goreng di tahun 2025, pemerintah kembali menganggarkan bansos tambaham kepada KPM yang berada di desil 1 sampai 4 di tahun 2026.
Melansir website resmi Badan Pangan Nasional (BPN), bantuan beras dan minyak goreng bertujuan untuk menjaga tingkat inflasi nasional di kuartal pertama tahun 2026.
Pemerintah mempersiapkan berbagai program stimulus ekonomi, salah satunya penyaluran kembali program bantuan beras dan minyak goreng.
Daftar penerima manfaat bantuan beras dan minyak goreng diperbanyak dengan menyasar KPM desil 1 sampai 4.
Sama halnya dengan penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) di tahun 2025, bantuan beras pangan menyasar 33,2 juta KPM setiap bulan.
Sehingga, KPM yang berada di desil 1 sampai 4 di tahun 2026, akan kembali mendapatkan bantuan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng.
Pemerintah berharap bantuan beras bisa diterima dan menjadi berkah bagi KPM di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Bank BSI secara resmi menyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 2026 sejak Sabtu (7/2/2026) malam.
Adanya pencairan bansos BPNT tahap 1 2026 melalui BSI, menjadi pertanda baik 3 bank penyalur lainnya akan segera menyalurkan bantuan dari pemerintah tersebut.
Editor : Siti Dewi Yanti