Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos PKH dan BPNT Banjir Rezeki! Cek Saldo KKS BNI hingga Mandiri dan Amankan Paket Beras Plus Minyakita

Kholikul Ihsan • Minggu, 8 Februari 2026 | 20:45 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos untuk KPM PKH BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos untuk KPM PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Per hari ini, Minggu 8 Februari 2026, laporan saldo bansos PKH BPNT masuk ke kartu KKS terpantau semakin masif di berbagai bank penyalur utama seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BSI.

Tidak hanya dana bansos PKH BPNT, pemerintah melalui Perum Bulog juga telah mengunci komitmen penyaluran paket bantuan pangan tambahan yang siap dibagikan dalam waktu dekat.

Bagi KPM bansos PKH BPNT pemegang kartu KKS, segera lakukan pengecekan secara berkala di ATM atau melalui aplikasi mobile banking.

Namun, jika saldo Anda masih nihil, tetaplah tenang dan pastikan status Anda di sistem SIKS-NG masih menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction) sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Dominasi PKH di BNI dan BPNT di BSI

Mengutip dari channel YouTube DIARY BANSOS, berdasarkan laporan terkini dari lapangan, Bank BNI menjadi primadona pencairan PKH di akhir pekan ini. 

KPM di wilayah Indramayu hingga Palu melaporkan saldo masuk dengan nominal beragam, mulai dari Rp450.000 hingga Rp950.000 (untuk komponen pelajar SMA dan SD).

Sementara itu, bagi warga di Provinsi Aceh, Bank BSI telah lebih dulu menuntaskan penyaluran BPNT murni senilai Rp600.000. Untuk pemegang kartu KKS Mandiri dan BRI, proses pencairan BPNT dan PKH juga terpantau terus berjalan secara bertahap. 

Penting untuk diingat bahwa penyaluran ini menggunakan sistem termin, sehingga waktu masuknya saldo antar daerah bisa berbeda-beda.

Kejutan Bulog

Di tengah proses pencairan dana tunai, Perum Bulog membawa kabar yang tak kalah membahagiakan. Untuk periode Februari hingga Maret 2026, sebanyak 33,2 juta KPM dipastikan akan menerima bantuan pangan tambahan guna menekan inflasi menjelang bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Groomers Elite Championship Goldfish Rebutkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Dorong Ekosistem Ekonomi Mas Koki

Setiap keluarga akan menerima jatah 10 kg beras dan 2 liter Minyakita per bulan. Dengan demikian, dalam periode penyaluran kali ini, setiap KPM akan membawa pulang total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. 

Langkah ini diambil pemerintah untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan stok pangan rumah tangga aman hingga Hari Raya Idul Fitri.

Bagi KPM yang merasa daerahnya masih adem ayem atau saldo KKS-nya masih kosong, para pendamping sosial menyarankan untuk tidak panik. Proses sinkronisasi data antar kementerian dan bank memerlukan waktu.

Sementara itu, Kemensos mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam proses pemutakhiran data.

“Saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam proses pemutakhiran data melalui jalur formal maupun jalur partisipasi,” ucap Mensos Saifullah Yusuf lewat akun instagram @kemensosri.

Namun, jika hingga akhir Februari 2026 bantuan tak kunjung masuk, segera lakukan langkah-langkah berikut:

 - Hubungi Pendamping Sosial: Tanyakan status kepesertaan Anda di SIKS-NG.

 - Cek Operator Desa: Pastikan status Anda tidak masuk dalam kategori exclude atau gagal cek rekening.

 - Verifikasi Data: Pastikan NIK dan data di KTP sudah padan dengan data di DTKS.

Untuk mekanisme pengambilan beras dan minyak goreng, KPM diminta menunggu surat undangan resmi dari PT Pos Indonesia atau aparat desa setempat. Pastikan Anda menyiapkan dokumen asli berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) saat melakukan pengambilan bantuan fisik ini di titik bagi yang telah ditentukan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh