RADAR BOGOR - Memasuki minggu kedua di bulan Februari 2026, arus pencairan bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menunjukkan progres yang sangat positif.
Dikutip dari YouTube Cek Bansos, setelah sebelumnya diawali oleh Bank BSI, BRI, dan Mandiri, kini giliran Bank BNI yang secara resmi mulai mendistribusikan dana bantuan PKH tahap pertama.
Berikut adalah rangkuman informasi terkini mengenai penyaluran bansos di seluruh bank penyalur serta kabar mengenai bantuan tambahan pangan dari pemerintah.
1. Update Pencairan di Empat Bank Penyalur (Himbara dan BSI)
Per hari Minggu, 8 Februari 2026, laporan saldo masuk ke kartu KKS terpantau semakin merata. Berikut adalah detail status di masing-masing bank:
• Bank BNI: Laporan saldo masuk terpantau di wilayah Indramayu (Jawa Barat) dengan nominal Rp600.000 (komponen lansia), DKI Jakarta (Mampang Prapatan) sebesar Rp1.125.000, serta wilayah Sigi (Palu) sebesar Rp750.000 (komponen balita).
• Bank BSI: Menjadi bank yang paling aktif menyalurkan BPNT (Sembako) senilai Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus. Saat ini penyaluran masif masih terpantau di wilayah Provinsi Aceh.
• Bank BRI dan Mandiri: Keduanya masih terpantau aktif menyalurkan bantuan PKH secara bertahap kepada KPM di berbagai wilayah Indonesia.
2. Himbauan Penting: Segera Tarik Saldo 100%
Kementerian Sosial RI memberikan peringatan tegas bagi KPM yang saldonya sudah masuk ke kartu KKS:
• Jangan Mengendapkan Dana: Dana bantuan harus segera ditarik seluruhnya. Perilaku menyisakan saldo dengan alasan menabung sangat tidak disarankan.
• Batas Waktu 30 Hari: Dana yang mengendap lebih dari 30 hari berisiko ditarik kembali ke kas negara oleh pemerintah.
KPM yang tidak segera mencairkan bantuannya juga dapat dianggap sudah mampu dan berpotensi dicoret dari kepesertaan tahap berikutnya.
3. Stimulus Ekonomi 2026: Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional mengonfirmasi adanya program bantuan pangan tambahan di kuartal pertama tahun 2026.
Program ini bertujuan untuk menekan laju inflasi nasional dan menjaga daya beli masyarakat.
Detail Program Bantuan Pangan:
• Target Sasaran: Mencakup 33,2 juta KPM yang berada pada rentang Desil 1 hingga Desil 4.
• Jenis Bantuan: Setiap keluarga akan menerima total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng (akumulasi alokasi bulan Februari dan Maret).
• Waktu Penyaluran: Pencairan bantuan pangan ini dijadwalkan mulai didistribusikan secara bertahap pada pertengahan Maret 2026.
Panduan bagi KPM
• Cek Saldo Secara Berkala: Bagi pemegang KKS BNI, BRI, dan Mandiri yang belum cair, silakan cek melalui ATM atau aplikasi mobile banking setiap 2-3 hari sekali.
• Verifikasi Desil: Pastikan status ekonomi Anda masih terdaftar di Desil 1-4 untuk mendapatkan akses bantuan pangan beras dan minyak goreng.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan terdapat KPM dari desil 1–4 yang masih bisa dipertimbangkan sebagai penerima, sementara desil 5–10 dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“Setiap penyaluran kita jadikan kesempatan untuk verifikasi lapangan. Kalau ini kita lakukan terus, insyaallah data semakin akurat dan bantuan makin tepat sasaran,” ujar Gus Ipul, dikutip dari laman resmi Kemensos, Senin, 9 Februari 2026.
• Gunakan Sesuai Peruntukan: Pastikan dana PKH dan BPNT digunakan untuk kebutuhan pokok, nutrisi anak, dan pendidikan.
Dengan bergabungnya Bank BNI dalam jajaran bank yang mencairkan bansos, maka seluruh bank penyalur resmi telah mendistribusikan dana tahap pertama 2026.
Tetap pantau informasi resmi dan pastikan data Anda valid agar bantuan tidak terkendala.***
Editor : Asep Suhendar