Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BPNT Tahap 1 Akhirnya Cair di KKS BNI, KPM Mulai Terima Rp600 Ribu hingga Jutaan Rupiah, Plus Kabar Baik Bantuan Beras dan Minyak 2026

Khairunnisa RB • Senin, 9 Februari 2026 | 09:01 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos kepada keluarga penerima manfaat.
Ilustrasi penyaluran bansos kepada keluarga penerima manfaat.

RADAR BOGOR - Kabar gembira kembali menyapa jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Setelah penantian panjang sejak awal tahun, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2026 akhirnya mulai cair secara bertahap melalui sejumlah bank penyalur.

Salah satu kabar paling dinanti, pencairan bansos melalui Bank BNI kini telah resmi berjalan.

Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, disebutkan bahwa proses penyaluran bansos kembali aktif, termasuk di hari libur, demi memastikan hak masyarakat dapat segera diterima.

Update Pencairan di Seluruh Bank Penyalur

Dalam laporan terbaru, pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama 2026 telah berlangsung melalui berbagai bank penyalur, yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BSI, dan Bank BNI.

Dari keempat bank tersebut, Bank BSI tercatat sebagai salah satu yang paling cepat menyalurkan bantuan.

Pada tahap awal, Bank BSI telah mencairkan bantuan BPNT senilai Rp600.000 kepada KPM secara bertahap.

Proses pencairan dilakukan tidak serentak, melainkan menyesuaikan dengan sistem dan data penerima di masing-masing wilayah.

Sementara itu, kabar yang paling ditunggu-tunggu akhirnya datang dari Bank BNI.

Sejak Sabtu, 7 Februari hingga Minggu, 8 Februari 2026, ribuan KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BNI mulai melaporkan bahwa bantuan mereka telah masuk ke rekening.

Testimoni KPM: Dana Sudah Masuk di Berbagai Daerah

Sejumlah KPM dari berbagai wilayah menyampaikan bukti pencairan kepada pengelola kanal informasi bansos.

Beberapa di antaranya adalah:

• Indramayu, Jawa Barat

KPM dengan komponen lansia menerima bantuan PKH sebesar Rp600.000 pada 8 Februari 2026.

• DKI Jakarta (Mampang Prapatan)

Seorang KPM melaporkan dana masuk sebesar Rp1.125.000.

• Sigi, Palu, Sulawesi Tengah

KPM dengan komponen balita menerima bantuan sebesar Rp750.000.

Laporan ini menunjukkan bahwa pencairan PKH tahap pertama 2026 telah berjalan hampir merata, dimulai dari Bank BSI, disusul Bank BRI dan Bank Mandiri, hingga akhirnya Bank BNI.

Dengan demikian, seluruh pemegang KKS dari empat bank penyalur kini sudah mulai merasakan manfaat bantuan sosial pemerintah.

Imbauan Kemensos: Segera Tarik Dana Bansos

Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali mengingatkan para penerima bantuan agar segera melakukan penarikan dana setelah saldo masuk ke kartu KKS.

Masyarakat diminta untuk tidak membiarkan dana bansos mengendap terlalu lama.

Pasalnya, saldo yang tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu, khususnya lebih dari 30 hari, berpotensi ditarik kembali ke kas negara.

Selain itu, dana bansos juga tidak dianjurkan untuk disimpan sebagai tabungan di kartu KKS.

Bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama pangan, pendidikan, dan kesehatan.

BPNT Kembali Cair Lewat Bank BSI

Selain PKH, bantuan BPNT atau bantuan sembako juga mulai kembali disalurkan.

Pada Februari 2026 ini, Bank BSI kembali aktif menyalurkan BPNT, khususnya di wilayah Provinsi Aceh.

Beberapa KPM melaporkan telah melakukan penarikan dana sembako senilai Rp600.000, lengkap dengan bukti struk transaksi dari ATM maupun agen bank.

Dalam struk tersebut tercantum jelas keterangan “Bantuan Sembako Rp600.000”.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa bank-bank lain, seperti Mandiri, BRI, dan BNI, juga akan segera menyusul menyalurkan BPNT dalam waktu dekat.

Kabar Baik Tambahan: Bantuan Beras dan Minyak 2026

Tak hanya pencairan PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan kabar menggembirakan lainnya bagi masyarakat kurang mampu.

Pada tahun 2026, keluarga yang berada di desil 1 hingga desil 4 akan kembali menerima bantuan pangan tambahan.

Bantuan tersebut berupa:

• Beras sebanyak 20 kg untuk dua bulan

• Minyak goreng sebanyak 4 liter

Bantuan ini dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026, dengan rencana penyaluran dimulai pada pertengahan Maret.

Informasi ini bersumber dari situs resmi Badan Pangan Nasional, yang menyebutkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi pada kuartal pertama 2026.

Menyasar 33,2 Juta Keluarga Penerima

Dalam program bantuan pangan 2026, pemerintah menargetkan sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat setiap bulannya.

Sasaran utama tetap pada masyarakat di kelompok ekonomi terbawah, yakni desil 1 sampai desil 4.

Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah diterapkan pada tahun 2025 dan terbukti membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Baca Juga: Saldo Bansos PKH dan BPNT Sudah Masuk KKS atau Belum? Ini Cara Cek Lewat wondr by BNI Tanpa Perlu ke Bank

Dengan adanya tambahan bantuan beras dan minyak, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kesejahteraan keluarga penerima semakin meningkat.

Harapan bagi KPM di Seluruh Indonesia

Pencairan bertahap PKH, BPNT, serta tambahan bantuan pangan di tahun 2026 menjadi angin segar bagi jutaan keluarga kurang mampu.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, bantuan sosial ini menjadi penopang penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pemerintah pun terus berupaya memastikan penyaluran bansos berjalan tepat sasaran, transparan, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Bagi para KPM yang belum menerima bantuan, diimbau untuk rutin mengecek saldo KKS, memantau informasi resmi, serta bersabar karena pencairan dilakukan secara bertahap.

Semoga seluruh bantuan sosial yang disalurkan pada tahun 2026 dapat membawa keberkahan,

meringankan beban hidup, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di seluruh Tanah Air.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos