Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Bansos PKH Tahap 1: Pencairan Bank BNI Kian Masif di Wilayah Jawa per 9 Februari 2026, Ini Rincian Nominal Lansia dan Anak Sekolah

Mutia Tresna Syabania • Senin, 9 Februari 2026 | 12:22 WIB
Ilustrasi KPM mencairkan bansos PKH.
Ilustrasi KPM mencairkan bansos PKH.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2026 terus menunjukkan progres yang menggembirakan. 

Hingga hari ini, terpantau pemegang kartu KKS dari Bank BNI di berbagai wilayah Indonesia mulai melaporkan masuknya dana bantuan ke rekening KPM secara bertahap, sebagaimana dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel.

Berikut adalah rangkuman fakta dan data pencairan yang berhasil dihimpun dari laporan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lapangan:

1. Sebaran Wilayah Pencairan Bank BNI

Arus pencairan pada hari ini terpantau sangat dinamis, mulai dari wilayah Jawa hingga luar Pulau Jawa. Berikut daftar wilayah yang sudah mengonfirmasi saldo masuk:

• Jawa Barat: Meliputi Tasikmalaya (Kawalu), Garut, Sukabumi (Sagaranten), Cimahi Tengah, Bandung (Majalaya dan Cililin), Tangerang, dan Cirebon Kota.

• Jawa Tengah: Laporan masuk dari wilayah Pekalongan.

• Jawa Timur: Konfirmasi dari wilayah Surabaya (Sukolilo).

• Banten: Terpantau sudah cair di wilayah Serang.

2. Rincian Nominal Berdasarkan Komponen Keluarga

Dana yang masuk ke rekening KKS bervariasi tergantung pada jumlah dan jenis komponen anggota keluarga yang terdaftar. Beberapa rincian nominal yang terpantau hari ini antara lain:

Baca Juga: Hari Ini, Bansos PKH Tahap 1 Meluas ke Berbagai Daerah, Saldo Masuk Bertahap Lewat KKS Bank BSI, BRI, BNI dan Mandiri

• Rp225.000: Alokasi untuk komponen 1 Anak sekolah SD.

• Rp600.000: Mayoritas diterima oleh komponen Lansia (alokasi per tahap).

• Rp750.000: Alokasi untuk komponen 1 Anak Balita.

• Rp950.000 - Rp975.000: Kombinasi komponen (contoh: 1 Balita + 1 Anak SD atau komponen SMA).

• Rp1.100.000 - Rp1.500.000: Untuk KPM dengan komponen ganda (seperti 2 Anak Balita atau kombinasi anak sekolah).

3. KKS Lama dan KKS Baru Cair Berbarengan

Menariknya, pencairan kali ini tidak hanya menyasar kartu lama. 

Berdasarkan data yang masuk, baik KKS tahun lama (2017, 2018, 2020) maupun KKS baru (keluaran September 2025) terpantau sudah mulai menerima saldo secara bersamaan. 

Hal ini menepis kekhawatiran mengenai adanya keterlambatan bagi pemilik kartu baru.

4. Pemanfaatan Teknologi Digital (Wondr by BNI)

Banyak KPM yang melaporkan mengetahui dana cair tanpa harus ke ATM, melainkan melalui notifikasi dari aplikasi Wondr by BNI. 

Kemudahan akses mobile banking ini sangat membantu warga untuk memantau saldo bantuan secara real-time dari rumah. 

Tips dan Langkah Selanjutnya bagi KPM

• Cek Secara Berkala: Mengingat proses pemindahbukuan dana (transfer) dilakukan secara bertahap oleh bank penyalur, jika saldo Anda masih kosong, silakan cek kembali dalam 1 hingga 3 hari ke depan.

• Positif Thinking: Salah satu KPM melaporkan tetap menerima bantuan meski sempat khawatir karena status desil ekonomi naik. Hal ini menunjukkan bahwa data masih terus diproses oleh sistem.

• BPNT Menyusul: Perlu dicatat bahwa dana yang cair saat ini mayoritas adalah bantuan PKH. 

Untuk bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai), diharapkan para KPM bersabar menanti jadwal penyaluran berikutnya yang biasanya tidak terpaut jauh.

Penyaluran bansos PKH Tahap 1 2026 melalui Bank BNI telah menunjukkan pergerakan yang signifikan di berbagai daerah.***

Editor : Asep Suhendar
#kpm #bansos #pkh