RADAR BOGOR – Pencairan bantuan sosial (bansos) BPNT Tahap 1 untuk alokasi awal tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Melansir dari kanal Cek Bansos per tanggal Selasa, 10 Februari 2026, penyaluran bantuan pangan non-tunai terpantau sudah berjalan secara bertahap melalui Bank Mandiri, menyusul bank penyalur lain yang telah lebih dulu melakukan pencairan.
Pada tahap ini, Bank Mandiri tercatat mulai menyalurkan BPNT secara masif. Saldo bantuan yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera sebesar Rp600.000.
Pencairan tidak hanya diterima oleh pemegang KKS lama, tetapi juga oleh pemilik KKS baru yang diterbitkan hingga tahun 2025. Hal ini menandakan bahwa proses penyaluran tidak membedakan usia kartu, selama data penerima masih aktif dan valid dalam sistem.
Berdasarkan laporan penerima manfaat, pencairan BPNT melalui Bank Mandiri telah terpantau di puluhan kabupaten dan kota.
Di wilayah Sumatera, pencairan sudah terjadi di sejumlah daerah Sumatera Utara, seperti Tapanuli Utara, Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, Batubara, Serdang Bedagai, Samosir, Humbang Hasundutan, Toba, Dairi, Karo, dan Simalungun.
Sumatera Barat mencakup Pasaman, Dharmasraya, Sijunjung, serta Pesisir Selatan. Di Riau dan Kepulauan Riau, bantuan terpantau cair di Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, hingga Kota Pekanbaru.
Wilayah Sumatera Selatan dan Jambi meliputi Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, serta Tanjung Jabung Barat.
Sementara di Lampung, pencairan dilaporkan terjadi di Tulang Bawang Barat dan beberapa wilayah lainnya.
Untuk wilayah Jawa, penyaluran BPNT melalui Bank Mandiri telah terpantau di Jawa Barat, seperti Garut, baik pemegang KKS lama maupun baru, Ciamis, Bogor, Cilegon, Serang, serta Pandeglang.
Di Jawa Tengah, daerah yang melaporkan pencairan antara lain Tegal, Brebes, Kendal, Jepara, Banyumas, dan Cilacap.
Jawa Timur mencakup wilayah Madura, Jember, Madiun, Kediri, dan Sumenep. Adapun di Daerah Istimewa Yogyakarta, pencairan sudah diterima oleh KPM di Sleman dan Gunung Kidul.
Selain Sumatera dan Jawa, penyaluran BPNT juga terpantau di Kalimantan dan Sulawesi.
Di Kalimantan, daerah yang dilaporkan sudah menerima pencairan meliputi Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah, serta Melawi, Sekadau, Landak, Bengkayang, dan Sintang di Kalimantan Barat.
Sementara di Sulawesi, pencairan dilaporkan terjadi di Wajo, Morowali, Toli-toli, dan Banggai.
Seiring dengan mulai cairnya bantuan, terdapat beberapa imbauan penting bagi Keluarga Penerima Manfaat.
Pencairan BPNT dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua saldo masuk pada waktu yang sama.
Apabila bantuan belum diterima pada hari ini, penerima disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala pada hari-hari berikutnya.
Bagi KPM yang sudah menerima saldo, dianjurkan untuk segera menarik bantuan secara penuh dan tidak menyisakan saldo di KKS.
Perlu diperhatikan bahwa terdapat batas waktu maksimal 30 hari sejak saldo masuk ke kartu.
Apabila dana bantuan tidak dimanfaatkan dalam jangka waktu tersebut, maka saldo berpotensi ditarik kembali dan tidak dapat digunakan oleh penerima.
Oleh karena itu, KPM diimbau untuk memanfaatkan bantuan sesuai ketentuan agar tidak terjadi kendala di kemudian hari.***
Editor : Eli Kustiyawati