Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bansos BPNT Tahap 1 2026 Rp600 Ribu Dilaporkan Terus Masuk Bertahap di KKS Mandiri, Cek Daftar Lengkap 50 Daerah yang Sudah Cair

Ira Yulia Erfina • Selasa, 10 Februari 2026 | 18:10 WIB

Ilustrasi petugas menyalurkan bansos kepada KPM.
Ilustrasi petugas menyalurkan bansos kepada KPM.

RADAR BOGOR - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 untuk alokasi awal tahun 2026 dilaporkan mulai berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026. 

Informasi ini menunjukkan bahwa proses penyaluran bansos sudah memasuki tahap aktif, dengan laporan saldo masuk yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejak pagi hari.

Status pencairan BPNT Tahap 1 2026 disebutkan mulai cair secara masif pada tanggal tersebut. Penyaluran bantuan pada tahap ini difokuskan melalui Bank Mandiri sebagai bank penyalur utama. 

Sebelumnya, penyaluran BPNT juga telah terpantau dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), sehingga proses distribusi tidak hanya berlangsung di satu bank penyalur saja.

Nominal bantuan BPNT Tahap 1 yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tercatat sebesar Rp600.000. Dana tersebut dapat dicek melalui mesin ATM dan langsung ditarik oleh penerima manfaat. 

Dilansir dari kanal Arfan Saputra Channel per 10 Februari 2026, bukti pencairan menunjukkan bahwa saldo masuk diterima baik oleh pemegang kartu KKS lama maupun kartu KKS baru dengan tahun terbit yang berbeda-beda, termasuk kartu terbitan 2017, 2018, 2021, hingga 2025.

Pengecekan saldo dan penarikan bantuan dilakukan menggunakan KKS Bank Mandiri, meskipun proses pengecekan dilakukan di mesin ATM Link milik bank lain. 

Dari beberapa kartu KKS yang dicek, saldo BPNT Tahap 1 2026 sebesar Rp600.000 terkonfirmasi masuk dan dapat ditarik tanpa kendala. 

Terdapat pula kondisi di mana kartu yang pada tahap sebelumnya tidak menerima bantuan, pada tahap ini justru dinyatakan cair, serta sebaliknya, yang menunjukkan adanya pembaruan data secara berkala.

Selain itu, dilansir dari kanal Cek Bansos, bahwa hingga pagi hari Selasa, 10 Februari 2026, penyaluran BPNT Tahap 1 telah dilaporkan terjadi di sekitar 50 kabupaten dan kota. 

Di Provinsi Sumatera Utara, wilayah yang dilaporkan sudah menerima saldo BPNT meliputi Tapanuli Utara, Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, Batubara, Serdang Bedagai, Samosir, Humbang Hasundutan, Toba, Dairi, Karo, dan Simalungun.

Di Provinsi Sumatera Barat, pencairan terpantau di Pasaman, Dharmasraya, Sijunjung, serta Pesisir Selatan. 

Untuk wilayah Riau dan Jambi, saldo BPNT dilaporkan masuk di Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Siak, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, Pekanbaru, serta Tanjung Jabung Barat di Provinsi Jambi.

Wilayah Sumatera Selatan dan Lampung juga melaporkan pencairan BPNT Tahap 1 2026 di Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, serta Tulang Bawang Barat. 

Sementara itu, di Jawa Barat dan Banten, daerah yang sudah menerima bantuan meliputi Garut, Ciamis, Bogor, Kota Cilegon, Kota Serang, dan Pandeglang.

Untuk wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, saldo BPNT dilaporkan masuk di Cilacap, Brebes, Kendal, Jepara, Banyumas, Kota Tegal, Sleman, serta Gunung Kidul. 

Adapun di Jawa Timur, pencairan BPNT Tahap 1 terpantau terjadi di Jember, Madiun, Kediri, Sumenep, dan wilayah Madura.

Penyaluran juga menjangkau wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, daerah yang dilaporkan sudah menerima saldo BPNT meliputi Kotawaringin Timur, Melawi, Sekadau, Landak, Bengkayang, dan Sintang. 

Dari wilayah Sulawesi, laporan pencairan berasal dari Wajo di Sulawesi Selatan, Morowali, Toli-toli, Banggai di Sulawesi Tengah, serta wilayah Sulawesi Utara.

Terkait pemanfaatan bantuan, terdapat imbauan penting bagi KPM. Bagi penerima yang saldonya sudah masuk, disarankan untuk segera melakukan penarikan dana secara penuh dan tidak menyisakan saldo di KKS. 

Apabila saldo bantuan tidak diambil dalam jangka waktu sekitar 30 hari setelah masuk, dana tersebut berpotensi ditarik kembali. 

Bagi KPM yang hingga saat ini belum menerima saldo BPNT Tahap 1 2026, diimbau untuk tetap bersabar dan melakukan pengecekan secara berkala karena proses penyaluran dilakukan bertahap dan tidak serentak.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos