Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Bogor yang Sudah Terima Undangan Pengambilan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng Jangan Ditunda, Saldo BPNT Tahap 1 Masuk KKS BRI

Kholikul Ihsan • Kamis, 12 Februari 2026 | 17:57 WIB

Ilustrasi bansos beras dan minyak goreng.
Ilustrasi bansos beras dan minyak goreng.
 
RADAR BOGOR - Pemerintah disebut menambah kuota penerima bansos berupa pangan yaitu beras dan minyak goreng, menjadi 35 juta KPM, sebuah angka yang melonjak drastis dari rencana semula.
 
Bagi Anda yang merasa selama ini tidak terdaftar menjadi penerima bansos PKH BPNT hingga beras dan minyak goreng, segera lakukan pengecekan data di kantor desa atau laman resmi Kemensos sekarang juga.
 
Lonjakan kuota penerima bansos reguler hingga minyak goreng dan beras ini dibarengi dengan kabar cairnya saldo BPNT Tahap 1 senilai Rp600.000 di kartu KKS Bank BRI, menyusul keberhasilan pencairan di Bank BSI dan Mandiri sejak semalam.
 
Baca Juga: Momen Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Tambal Jalan Berlubang Pakai Uang Pribadi hingga Dapat Bantuan Makanan dan Minuman dari Warga
 
Pemerintah memutuskan untuk memperluas jangkauan stimulus ekonomi menjelang Idul Fitri 2026. Jika sebelumnya target hanya berada di angka 33,2 juta, kini sebanyak 35 juta paket bantuan telah disiapkan.
 
Penerima bantuan ini akan mendapatkan paket komoditas berupa:
 
 - Beras Premium 20 Kg.
 - Minyak Goreng 4 Liter.
 
Baca Juga: Warga Desak Percepatan, Perbaikan Jalan Raya Cikampak Bogor Bakal Libatkan Developer Perumahan
 
Bantuan ini ditujukan bagi warga yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4. Menariknya, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan ini kepada penerima rutin (PKH/BPNT), tetapi juga kepada KPM Non-Reguler atau warga kurang mampu yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan tunai bulanan. 
 
Seperti yang telah disampaikan Menteri Sosial melalui akun Instagram @kemensosri, bahwa penerima manfaat bersifat dinamis karena berpedoman kepada data tunggal yang telah dimutakhirkan secara berkelanjutan oleh BPS, hal itu menyebabkan perbedaan status penerima manfaat per triwulan.
 
 
Bagi pemilik kartu KKS dari Bank BRI, hari ini adalah momentum penting. Laporan pencairan mulai membanjiri komunitas bantuan sosial. Dana alokasi tiga bulan sekaligus (Januari–Maret) sebesar Rp600.000 terpantau sudah masuk ke rekening.
 
Baca Juga: Polisi Dirikan Dapur Umum di Lokasi Banjir Desa Cijayanti Bogor, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan
 
Adapun beberapa wilayah yang terpantau sudah bisa melakukan penarikan adalah:
 
 - Wilayah Jawa: Demak, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kabupaten Tangerang.
 - Wilayah Sumatera: Stabat Langkat, Muara Enim, Medan, hingga Palembang.
 - Wilayah Timur: Makassar dan Sulawesi Tenggara.
 
Baca Juga: ‎Terseret Bus Sepanjang 27 Meter, Penumpang Sepeda Motor Meninggal Dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor Cibinong
 
Mengingat ramainya kabar pencairan, para KPM diminta untuk tetap tenang dan waspada. Berikut langkah yang harus Anda lakukan sekarang:
 
 - Cek Melalui Mobile Banking: Jangan terburu-buru ke ATM jika Anda memiliki aplikasi BRIMO atau Livin'. Cek saldo dari genggaman untuk memastikan dana sudah masuk.
 
 - Pantau Petugas Desa: Untuk bantuan beras 20 kg dan minyak goreng, penyalurannya berbasis Surat Undangan. Pastikan nama Anda masuk dalam daftar terbaru yang telah ditambah kuotanya.
 
Baca Juga: Kawasan Gelora Pakansari Porak-Poranda Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, 1 Orang Terluka
 
Bagi pemilik kartu KKS BNI, proses pencairan biasanya memiliki jeda waktu singkat setelah BRI. Jangan panik jika saldo masih nol pagi ini.
 
Dengan bertambahnya kuota menjadi 35 juta, ini merupakan peluang besar bagi warga yang masuk kategori ekonomi rendah namun belum terdata.
 
Pastikan data Kependudukan (NIK) Anda telah padan dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) agar tidak melewatkan paket beras dan minyak goreng gratis ini.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#minyak goreng #bansos #beras