Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Panduan Terbaru Bansos 2026: Berikut Cara Cek Desil Dalam DTSEN dan Persiapan Bantuan Jelang Ramadhan

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi pengecekan desil penerima bantuan sosial atau bansos.
Ilustrasi pengecekan desil penerima bantuan sosial atau bansos.

RADAR BOGOR - Memasuki tahunan 2026, Pemerintah Indonesia semakin memperketat sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan berbasis pada data tingkat kesejahteraan yang disebut sebagai Desil. 

Dikutip dari YouTube Diary Bansos, pengelompokan ini menjadi acuan utama apakah sebuah keluarga layak menerima bantuan reguler seperti PKH dan BPNT, atau hanya bantuan jaminan kesehatan.

Memahami posisi desil sangat penting untuk mengetahui peluang mendapatkan bantuan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.

 Baca Juga: Masyarakat Jangan Panik, Wali Kota Supian Suri Pastikan Ketersediaan Pangan di Depok Aman Selama Ramadhan

1. Memahami Sistem Desil dalam DTSEN

Berdasarkan aturan terbaru, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam beberapa kelompok desil:

• Desil 1 - 4: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Golongan ini merupakan sasaran utama bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai).

• Desil 5: Kelompok yang dinilai berada di ambang batas. Meskipun biasanya tidak lagi menerima PKH/BPNT, tetap diprioritaskan untuk mendapatkan PBI (Penerima Bantuan Iuran) atau BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah.

 Baca Juga: Update Kasus Penyerangan Mantan Ketua Apdesi Kabupaten Bogor Usai Salat Jumat di Caringin, Kerabat Korban Ungkap Kronologinya

• Desil 6 - 10: Kelompok masyarakat yang dinilai sudah cukup mampu dan secara sistem tidak lagi menjadi sasaran bantuan sosial reguler.

"Penerima PKH dan BPNT wajib berada di desil 1 sampai 4. Ini sudah menjadi aturan yang tidak dapat diganggu gugat. Sementara desil 5 ke atas difokuskan pada bantuan perlindungan kesehatan melalui program PBI," jelas penjelasan Diary Bansos.

2. Cara Cek Desil Secara Mandiri Melalui HP

Kini masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau menemui pendamping untuk mengetahui status desilnya. Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi Kementerian Sosial: 

Baca Juga: Warga Bogor Masuk Got Gegara Kecelakaan Tunggal di Jalan Siliwangi, Damkar Lakukan Evakuasi

• Buka browser di HP dan akses situs: cekbansos.kemensos.go.id.

• Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.

• Ketik kode Captcha yang muncul di layar untuk verifikasi.

• Klik "Cari Data".

Sistem akan menampilkan identitas Anda beserta keterangan Desil dan status kepesertaan bansos yang sedang berjalan.

 Baca Juga: Viral Suami Belah Rumah Jadi Dua di Grobogan, Diduga Pemicunya Konflik Rumah Tangga

3. Solusi Jika Data Desil Tidak Sesuai

Banyak warga yang mengeluhkan kondisi ekonomi mereka sulit, namun desil yang tertera justru tinggi (Desil 6-10). Jika hal ini terjadi, Anda dapat mengusulkan pembaruan data melalui dua jalur resmi:

• Aplikasi Cek Bansos: Unduh di Play Store, buat akun, dan gunakan fitur tanggapan untuk mengusulkan survei ulang.

• Musyawarah Desa/Kelurahan: Menemui operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan untuk mengusulkan pemutakhiran data melalui berita acara resmi.

 Baca Juga: Alhamdulillah SP2D Turun, Dua Bansos Tambahan Mulai Cair Merata bagi KPM PKH-BPNT, Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia

4. Reaktivasi BPJS PBI dan Survei BPS

Terkait ramainya penonaktifan kartu BPJS gratis (PBI), pemerintah memberikan kelonggaran reaktivasi otomatis bagi sekitar 106.000 peserta yang menderita penyakit kronis atau katastrofik. 

Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan ground check atau survei lapangan terhadap 11 juta peserta yang dinonaktifkan guna memastikan apakah masih layak mendapatkan bantuan atau sudah mampu secara ekonomi.

Baca Juga: Daftar 7 Bansos dan Subsidi yang Cair Selama Ramadhan 2026, Ada PKH-BPNT Tahap 1 hingga Stimulus Lebaran

5. Persiapan Bantuan Pangan Jelang Idulfitri

Kabar baik bagi keluarga yang berada di Desil 1-4, pemerintah tengah menyiapkan paket bantuan pangan tambahan untuk menyambut bulan Ramadan dan Lebaran 2026. Paket bantuan ini meliputi:

• Beras: Total 20 kg (alokasi Februari dan Maret).

• Minyak Goreng: Total 2 liter.

Penyaluran ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga komoditas menjelang hari raya.

Pastikan data NIK Anda valid dan terpantau di sistem cek bansos. Ketepatan data desil sangat menentukan keberlanjutan bantuan yang Anda terima.***

Editor : Asep Suhendar
#Desil #bansos #ramadhan #DTSEN