RADAR BOGOR – Mulai Sabtu sore hingga malam ini, 14 Februari 2026, Bank BNI melakukan dropping saldo BPNT tahap 1 sebesar Rp600.000 ke ribuan kartu KKS di berbagai wilayah Indonesia.
Bagi KPM yang berada di wilayah Jawa, Bali, hingga Papua, segera pastikan status kepesertaan Anda dan siapkan KKS untuk melakukan penarikan bansos.
Jangan sampai melewatkan momen pencairan bansos serentak ini. Pastikan Anda menjadi bagian dari rombongan pertama yang mencairkan bantuan untuk kebutuhan dapur keluarga pekan ini.
Pencairan Maraton di 60 Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia
Dikutip dari laman YouTube Cek Bansos, berdasarkan laporan terkini per pukul 17.00 WIB, gelombang pencairan Bank BNI telah menyentuh setidaknya 60 kabupaten dan kota.
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang masih simpang siur, sore ini laporan keberhasilan transaksi masuk secara masif dari berbagai titik, mulai dari ujung barat hingga timur Indonesia.
Di wilayah DKI Jakarta, seluruh kota administrasi, mulai dari Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan, melaporkan saldo masuk hampir bersamaan pada pukul 16.15 WIB.
Sementara itu, wilayah Jawa Tengah, seperti Klaten dan Sragen, juga tercatat telah sukses melakukan penarikan dana sebesar Rp600.000.
Dominasi Wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur dalam Gelombang Pertama
Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi dua wilayah dengan laporan pencairan paling padat sore ini. Beberapa daerah yang sudah dikonfirmasi cair, antara lain:
- Jawa Barat: Tasikmalaya, Kuningan, Cirebon, Indramayu, Karawang, dan Bekasi.
- Jawa Timur: Bojonegoro, Kediri, Madiun, Malang, hingga wilayah Tapal Kuda, seperti Bondowoso dan Lumajang.
- Bali dan Nusa Tenggara: Kabupaten Badung, Gianyar, dan Jembrana tercatat sudah mulai menyalurkan bantuan sejak pukul 16.31 WIB.
Update Pencairan Luar Jawa
Kabar baik juga menyambangi KPM di luar Pulau Jawa. Pemegang KKS BNI di Kota Jayapura (Papua) dilaporkan sudah bisa menggesek kartu mereka.
Tak ketinggalan, wilayah Sulawesi Selatan, seperti Gowa dan Maros, serta Sumatera Utara, seperti Deli Serdang dan Binjai, terpantau masuk dalam daftar sebaran pencairan tahap pertama ini.
Pencairan Rp600.000 ini mencakup alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026.
Hal ini menjadi angin segar mengingat BNI sempat menjadi bank penyalur dengan proses verifikasi paling akhir dibandingkan bank Himbara lainnya.
Mengingat antusiasme yang tinggi di mesin ATM, pemerintah dan pihak perbankan mengimbau KPM untuk tetap waspada. Berikut langkah aman yang harus dilakukan:
- Cek saldo mandiri: Gunakan aplikasi mobile banking untuk menghindari antrean panjang dan kerumunan di ATM.
- Jaga kerahasiaan: Jangan pernah memberikan kartu KKS atau menyebutkan nomor PIN kepada siapa pun, termasuk oknum yang mengaku petugas.
Gunakan bansos sesuai peruntukan. Prioritaskan dana untuk membeli sembako guna mendukung pemenuhan gizi keluarga, sesuai imbauan yang disampaikan Kemensos.
“Bantuan sosial harus digunakan sesuai peruntukannya, untuk memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, bukan untuk kepentingan lain,” ujar Mensos Saifullah Yusuf, melansir dari Instagram @kemensosri.***
Editor : Eli Kustiyawati