RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) BPNT Tahap 1 tahun 2026 untuk pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI mulai terpantau cair secara bertahap pada 14 hingga 15 Februari 2026.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah, melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Tanggal 14 dan 15 Februari 2026 melaporkan adanya saldo masuk dengan nominal yang sama, yakni Rp600.000.
Penyaluran ini menjadi kabar yang dinantikan masyarakat, terutama karena dilakukan menjelang pertengahan bulan dan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Informasi Utama Pencairan
Mayoritas KPM melaporkan dana sebesar Rp600.000 telah masuk ke rekening KKS BNI mereka. Nominal tersebut merupakan alokasi bantuan untuk Tahap 1 tahun anggaran 2026.
Proses pencairan terpantau mulai berlangsung sejak malam 14 Februari dan berlanjut hingga dini hari serta pagi 15 Februari 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme distribusi dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Daftar Wilayah yang Sudah Cair 15 Februari 2026 (Pagi Hari)
Sejumlah daerah melaporkan saldo masuk pada pagi hari tanggal 15 Februari. Di wilayah Blitar, Jawa Timur, penarikan tercatat sekitar pukul 08.00 pagi untuk pemegang KKS tahun 2017.
Di Cimahi Utara, Bandung, pencairan terpantau sekitar pukul 06.35 pagi, juga untuk KKS lama tahun 2017. Wilayah Pasir Koja, Bandung, melaporkan saldo masuk sekitar pukul 04.40 pagi.
Di Comal, Pemalang, laporan pencairan muncul sekitar pukul 08.00 pagi. Sementara itu, di Sidoarjo, Jawa Timur, saldo telah dapat ditarik sejak pukul 00.24 dini hari.
Daftar Wilayah yang Sudah Cair 14 Februari 2026 (Malam Hari)
Pada malam sebelumnya, sejumlah daerah juga telah menerima pencairan. Jakarta Utara mencatat saldo masuk sekitar pukul 19.26 WIB. Di Probolinggo, Jawa Timur, dana terpantau masuk sekitar pukul 17.57 WIB.
Wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan, melaporkan penarikan sekitar pukul 20.05 WIB. Arjasari, Bandung, juga termasuk daerah yang menerima pencairan pada malam hari tersebut.
Selain daftar wilayah di atas, laporan pencairan Rp600.000 juga datang dari beberapa daerah lain.
Di Jawa Barat, Kota Banjar melaporkan saldo masuk dengan nominal yang sama. Di Jawa Timur, pencairan terpantau di Surabaya dan Lumajang.
Sementara itu di Jawa Tengah, Solo termasuk daerah yang menerima bantuan, dan di DKI Jakarta, pencairan dilaporkan terjadi di Jakarta Selatan.
Luasnya sebaran wilayah ini memperlihatkan bahwa distribusi Tahap 1 memang sudah berjalan di banyak provinsi.
Nominal dan Periode Bantuan
Dana sebesar Rp600.000 yang diterima KPM merupakan bagian dari BPNT Tahap Pertama tahun 2026.
Bantuan ini difokuskan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.
Pemerintah menyalurkan bantuan melalui rekening KKS BNI agar proses lebih transparan dan memudahkan pengecekan saldo secara mandiri.
Catatan Kode Transaksi di Mutasi Rekening
Sebagian KPM melaporkan bahwa kode transaksi yang muncul di mutasi rekening bertuliskan “RPL PKH” atau “PKH”. Hal ini sempat menimbulkan pertanyaan karena BPNT biasanya memiliki kode berbeda.
Namun dana tersebut dipastikan sebagai pencairan BPNT, baik yang cair beriringan maupun susulan.
Perbedaan kode transaksi tidak memengaruhi status bantuan yang diterima selama nominal dan periode sesuai dengan jadwal Tahap 1.
KKS Lama Tetap Menerima Bantuan
Penting untuk diketahui bahwa pemegang KKS tahun 2017 dan 2018 juga sudah mulai menerima saldo bantuan.
Artinya, tidak ada perbedaan perlakuan antara kartu lama dan kartu baru dalam pencairan tahap ini.
Selama masih terdaftar sebagai KPM aktif dan memenuhi kriteria, bantuan tetap disalurkan.***
Editor : Eli Kustiyawati