RADAR BOGOR — Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026 untuk periode Januari hingga Maret mulai direalisasikan secara bertahap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bansos (bantuan sosial) sebesar Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan langsung dikirimkan ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dengan fokus penyaluran yang saat ini banyak terpantau melalui Bank BNI.
Sejumlah daerah telah melaporkan saldo masuk, sementara wilayah lain masih dalam proses pemindahan dana karena mekanisme distribusi dilakukan secara bertahap dan tidak serentak.
1. Pencairan BPNT Tahap 1 Januari–Maret 2026
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos pada Minggu, 15 Februari 2026, BPNT tahap pertama tahun ini mencakup alokasi bantuan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026.
Total dana yang diterima KPM sebesar Rp600.000. Skema rapel tiga bulan ini membuat nominal yang masuk lebih besar dibanding pencairan bulanan biasa, sehingga penting bagi penerima untuk memastikan jumlah saldo sesuai dengan ketentuan.
2. Bank Penyalur dan Mekanisme Bertahap
Penyaluran saat ini dominan melalui rekening KKS Bank BNI. Proses transfer dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan sistem dan validasi data penerima di masing-masing wilayah.
Karena itu, terdapat perbedaan waktu penerimaan antar daerah, bahkan antar KPM dalam satu wilayah yang sama. Kondisi saldo kosong bukan berarti tidak cair, melainkan masih menunggu giliran proses distribusi.
3. Wilayah yang Melaporkan Saldo Rp600.000 Masuk
Beberapa daerah telah mengonfirmasi bantuan masuk ke rekening KKS, antara lain:
• DKI Jakarta: Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat, khususnya KKS terbitan baru 2025.
• Jawa Barat: Bandung (Pasir Koja, Candrabaga, Bandung Kulon, Nagreg), Cirebon Kota, Purwakarta, Cimahi Utara, Depok, serta Bekasi wilayah Babelan.
• Jawa Tengah dan DIY: Solo wilayah Laweyan serta Rembang.
• Jawa Timur: Jember.
• Bali: Laporan pencairan pada KKS terbitan 2016 yang juga menerima komponen tambahan seperti PKH lansia.
4. Status KKS Lama Terbitan 2016–2018
KKS lama tetap berpeluang menerima pencairan selama data penerima masih aktif dalam kategori Desil 1 sampai Desil 4 dan tidak masuk daftar pengecualian bantuan sosial.
Masa terbit kartu bukan menjadi penentu utama, melainkan status kepesertaan yang masih valid dalam sistem.
Sejumlah penerima dengan KKS tahun 2016, 2017, dan 2018 dilaporkan tetap mendapatkan pencairan pada tahap ini.
5. Rekomendasi bagi KPM
Pemegang KKS, khususnya dari Bank BNI, disarankan untuk rutin mengecek saldo melalui ATM, mobile banking, atau agen bank terdekat.
Mengingat proses masih berlangsung bertahap, pengecekan berkala menjadi langkah penting agar penerima segera mengetahui ketika dana sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pangan keluarga.***
Editor : Eli Kustiyawati