RADAR BOGOR – Kabar menggembirakan datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di berbagai daerah.
Pada Minggu, 15 Februari 2026, laporan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama terus berdatangan dari masyarakat.
Sejumlah penerima mengaku saldo bantuan senilai Rp600.000 tiba-tiba masuk ke kartu KKS mereka sejak kemarin sore hingga siang hari ini.
Penyaluran bantuan tahap awal periode Januari–Maret tersebut dilakukan melalui bank penyalur, salah satunya Bank BNI.
Banyak KPM mengaku baru mengetahui dana sudah cair setelah melakukan pengecekan saldo secara berkala.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, laporan masyarakat menunjukkan pencairan terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Bandung, Cirebon, hingga Bekasi.
Bahkan, ada penerima yang melaporkan dana masuk disertai keterangan kode transaksi yang sempat membingungkan karena tertulis berbeda dengan jenis bantuan sebenarnya.
Pertanyaan terbesar yang ramai diajukan penerima bansos adalah apakah kartu KKS terbitan lama, seperti tahun 2016, 2017, dan 2018, masih dapat digunakan untuk pencairan bantuan pada 2026.
Kekhawatiran itu muncul karena masa kepesertaan sudah lebih dari lima tahun.
Namun, berdasarkan laporan penerima yang telah berhasil mencairkan bantuan, kartu lama ternyata masih valid digunakan selama status kepesertaan masih aktif dalam data pemerintah.
Artinya, pemilik KKS lama tetap berpeluang menerima dana selama mereka masih masuk kategori desil 1 hingga desil 4 dan tidak terkena status pengecualian.
Beberapa penerima lansia dengan kartu terbitan lama bahkan melaporkan dana sudah masuk pada siang hari. Fakta ini menjadi bukti bahwa usia kartu bukan penentu utama pencairan.
Meski banyak yang sudah menerima, sebagian KPM di daerah lain mengaku saldo masih kosong.
Hal ini wajar karena proses penyaluran bantuan sosial memang tidak dilakukan serentak. Pemerintah menyalurkan secara bertahap sesuai jadwal sistem perbankan dan validasi data penerima.
Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek saldo KKS masing-masing. Pencairan bisa terjadi kapan saja selama periode distribusi masih berlangsung.
Bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan, laporan terbaru ini menjadi angin segar.
Artinya, penyaluran masih berjalan dan peluang cair tetap terbuka. Banyak KPM berharap dana segera masuk agar bisa digunakan memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
Dengan semakin banyaknya laporan pencairan hari ini, indikasi kuat menunjukkan distribusi bansos tahap pertama memang sedang berada pada fase aktif.
Pemerintah pun diharapkan terus mempercepat penyaluran agar seluruh penerima mendapatkan haknya tepat waktu.***
Editor : Eli Kustiyawati