RADAR BOGOR - Pertengahan Februari 2026, pemerintah memberikan atensi khusus pada percepatan distribusi bantuan sosial di luar bantuan reguler seperti PKH dan BPNT.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, berdasarkan instruksi terbaru, terdapat beberapa pos bantuan tunai dan non-tunai yang dijadwalkan cair merata dalam waktu dekat guna menjaga daya beli masyarakat.
Masyarakat diharapkan proaktif melakukan pengecekan mandiri melalui bank penyalur terkait, mengingat beberapa dana bantuan mulai masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
1. Percepatan PKH Plus di Wilayah Jawa Timur (Rp500.000)
Salah satu poin utama dalam instruksi presiden adalah percepatan pencairan bantuan PKH Plus.
Program ini merupakan bantuan tambahan spesifik bagi warga di wilayah Jawa Timur dengan total bantuan per tahun mencapai Rp2.000.000.
Untuk tahap ini, KPM akan menerima pencairan senilai Rp500.000. Kriteria penerima bantuan ini difokuskan pada:
• Lansia berusia 70 tahun ke atas yang terdaftar dalam data kemiskinan daerah.
• Kelompok disabilitas berat yang masuk dalam kriteria penerima manfaat.
Pencairan dapat dilakukan melalui ATM Bank Jatim. Namun, bagi wilayah yang belum terjangkau fasilitas bank, distribusi tetap dilakukan melalui titik komunitas di kantor desa atau kelurahan.
2. BLT Dana Desa (Miskin Ekstrem) Rp300.000
Selain bantuan tingkat provinsi, BLT Dana Desa atau yang kini dikenal sebagai BLT Miskin Ekstrem juga terus bergulir.
Di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Ngawi, pencairan dilakukan secara bertahap setiap bulan senilai Rp300.000.
Bantuan ini khusus menyasar warga desa yang:
• Masuk kategori miskin ekstrem.
• Tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pusat seperti PKH atau BPNT.
• Memiliki pendapatan rata-rata di bawah standar upah minimum daerah yang sangat rendah.
3. Bantuan Permakanan untuk Lansia dan Disabilitas
Pemerintah kembali memperkuat program nutrisi bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal melalui bantuan permakanan.
Program ini memberikan bantuan dalam bentuk makanan siap saji dengan nilai Rp30.000 per hari (dua kali makan).
4. Saldo Kartu Tani Mulai Masuk di Bank Himbara
Kabar mengejutkan datang dari Bank BRI, BNI, dan Mandiri. Banyak KPM melaporkan adanya saldo masuk ke rekening meskipun bukan berasal dari dana PKH atau BPNT.
Setelah ditelusuri, saldo tersebut ternyata merupakan pencairan dana untuk pemegang Kartu Tani.
Berdasarkan pantauan di lapangan, nominal saldo yang masuk bervariasi antara Rp132.000 hingga Rp380.000.
Bagi para petani yang sudah terdaftar dalam program subsidi pupuk dan sarana produksi tani, segera cek kartu Anda di ATM Himbara terdekat.
Pekan ini merupakan momentum krusial bagi penyaluran bantuan sosial.
Mulai dari PKH Plus, BLT Dana Desa, hingga dana Kartu Tani, pemerintah berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat rentan mendapatkan dukungan ekonomi yang tepat sasaran.***
Editor : Asep Suhendar