RADAR BOGOR – Pencairan bantuan sosial atau bansos jenis Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap terbaru kembali berlangsung kemarin, pada 16 Februari 2026 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bantuan sebesar Rp600.000 telah masuk ke rekening KKS dan sudah dapat ditarik tunai di berbagai daerah.
Distribusi bantuan ini menunjukkan pencairan masih berlangsung secara bertahap, sehingga KPM yang belum menerima saldo diimbau untuk terus melakukan pengecekan secara berkala.
Bukti Pencairan BPNT Rp600.000 di Berbagai Daerah
Berdasarkan laporan yang masuk, pencairan BPNT pada 16 Februari 2026 terpantau di sejumlah wilayah berikut:
Jawa Timur
- Kabupaten Malang: saldo Rp600.000 masuk dan sudah ditarik tunai.
- Trenggalek: BPNT murni KKS 2020 cair pada pukul 11.48 WIB.
- Surabaya: saldo Rp600.000 masuk pada siang hari.
- Kabupaten lainnya di Jawa Timur juga melaporkan pencairan bertahap sejak pagi.
Jawa Barat & Jakarta
- Banjar: BPNT murni KKS 2021 cair pada pukul 11.58 WIB.
- Kuningan: saldo Rp600.000 masuk sekitar pukul 12.00 WIB.
- Cirebon Utara: KKS 2017 sudah cair, sementara KKS 2020 masih menunggu.
- Bekasi (Rawalumbo): saldo masuk pada pukul 13.10 WIB.
- Cimahi Tengah: BPNT KKS 2021 cair pada siang hari
- Jakarta Timur (Lubang Buaya): saldo BPNT Rp600.000 masuk pada 16 Februari 2026.
Jawa Tengah
- Kudus: BPNT KKS 2024 dilaporkan sudah cair dan dapat ditarik tunai sejak pagi.
Sumatra Selatan
- Saldo BPNT masuk melalui notifikasi aplikasi perbankan digital pada 16 Februari 2026.
Kode Mutasi RPL, BPG, dan Keterangan Bansos
Beberapa KPM melaporkan mutasi saldo dengan keterangan RPL bansos PKH, meskipun dana yang masuk merupakan bantuan BPNT.
Hal ini masih normal karena sistem perbankan terkadang menggunakan kode mutasi yang berbeda untuk pencairan bansos.
KKS Lama Masih Berpeluang Cair
Pencairan BPNT tidak hanya menyasar KKS baru, tetapi juga KKS lama, termasuk tahun penerbitan:
- KKS 2017
- KKS 2020
- KKS 2021
- KKS 2024
Hal ini menunjukkan bahwa validasi data penerima masih mencakup berbagai periode kartu, selama KPM masih terdaftar aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Prioritas Penerima BPNT Berdasarkan Desil
Untuk tahun 2026, penerima BPNT diprioritaskan pada KPM yang masuk desil 1 sampai desil 4, yaitu kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah.
KPM di luar desil tersebut berpotensi tidak masuk daftar pencairan reguler.
Imbauan bagi KPM yang Belum Cair
Bagi pemilik KKS Bank BNI yang belum menerima saldo hingga sore hari, disarankan untuk:
- Mengecek saldo melalui ATM, agen bank, atau aplikasi perbankan digital.
- Memastikan status kepesertaan masih aktif di DTKS.
- Menunggu proses pencairan bertahap karena distribusi tidak dilakukan serentak.
Pencairan BPNT Rp600.000 pada 16 Februari 2026 terbukti telah berlangsung di banyak wilayah Indonesia, terutama Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatra Selatan.
Pencairan masih berjalan bertahap sehingga KPM yang belum menerima saldo masih memiliki peluang untuk cair dalam waktu dekat.***
Editor : Eli Kustiyawati