Bansos 17 Februari 2026: Pemegang KKS Lama 2017 hingga Kartu Baru Edisi 2025 Terima Pencairan BPNT Triwulan Pertama
Mutia Tresna Syabania• Selasa, 17 Februari 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi KPM mencairkan saldo bansos.
RADAR BOGOR - Laporan mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Per hari ini, Selasa, 17 Februari 2026, gelombang dana BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap pertama terpantau mulai membanjiri rekening nasabah Bank BNI di berbagai pelosok tanah air, sebagaimana dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel.
Dana senilai Rp600.000 yang dialokasikan untuk triwulan pertama tahun 2026 ini menyasar berbagai kategori KPM, mulai dari pemegang kartu lama terbitan 2017 hingga kartu baru edisi 2025.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan riil para penerima manfaat, berikut adalah daftar wilayah yang telah mengonfirmasi masuknya saldo bansos di KKS Bank BNI:
• Jawa Timur: Laporan pencairan datang dari wilayah Ngawi, Sidoarjo, Situbondo, dan Sidoarjo. Di Sidoarjo dan Situbondo, saldo bahkan dilaporkan sudah masuk sejak pukul 05.40 WIB.
• Jawa Barat: Pencairan terpantau stabil di daerah Sukabumi dan Cikarang Utara. Seorang KPM di Sukabumi melaporkan penarikan berhasil dilakukan pada pukul 11.51 WIB.
• DKI Jakarta: Wilayah Jakarta Barat mengonfirmasi pencairan BPNT murni yang terpantau melalui notifikasi aplikasi perbankan digital.
• Jawa Tengah dan DIY: KPM di wilayah Tegal (Bumijaya) dan Kulon Progo (Yogyakarta) juga melaporkan dana telah masuk dan siap ditarik tunai.
Salah satu poin penting yang perlu diperhatikan oleh KPM adalah munculnya kode transaksi yang terkadang membingungkan pada struk atau riwayat rekening.
Beberapa KPM melaporkan bahwa saldo yang masuk tertera dengan kode "RPL Bansos PKH", meskipun mereka merupakan penerima BPNT murni.
"Jangan khawatir jika melihat kode transaksi tertulis PKH padahal Anda adalah penerima sembako atau BPNT murni. Yang terpenting adalah nominal dana Rp600.000 tersebut sudah mendarat di rekening. Kode tersebut merupakan bagian dari teknis administrasi perbankan dan tidak memengaruhi jenis bantuan yang Anda terima," ucap Arfan.
Bagi masyarakat yang hingga siang ini status saldonya masih menunjukkan angka nol (zonk), disarankan untuk mengikuti langkah-langkah berikut:
• Cek Melalui Mobile Banking: Gunakan aplikasi seperti Wonder by BNI untuk memantau saldo secara real-time tanpa harus mengantre di mesin ATM.
• Pengecekan Berkala: Mengingat sistem transfer perbankan dilakukan secara bergelombang, KPM yang saldonya masih kosong di pagi hari disarankan untuk mengecek kembali pada sore atau malam hari.
• Identifikasi Kartu: Pencairan hari ini membuktikan bahwa kartu KKS terbitan lama (2017, 2018, 2020, 2021) masih aktif dan mendapatkan hak yang sama dengan kartu terbitan terbaru (Oktober 2025).