RADAR BOGOR – Memasuki bulan suci Ramadhan yang jatuh pada 19 Februari 2026, pemerintah terus mempercepat penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos).
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, di tengah suasana ibadah ini, muncul laporan dari sejumlah KPM mengenai masuknya saldo sebesar Rp600.000 sebanyak dua kali di kartu KKS penerima.
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan skema bantuan pangan tambahan bagi warga yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga 4.
1. Saldo Rp600.000 Masuk Dua Kali
Banyak KPM, khususnya pengguna Bank BNI, melaporkan adanya dua kali pengisian saldo dengan nominal masing-masing Rp600.000.
Penting untuk diluruskan, secara administratif perbankan dan aturan Kemensos, anggaran tahun 2025 telah ditutup dan tidak dapat dicairkan pada tahun 2026.
Saldo yang masuk dua kali tersebut bukanlah bantuan rapelan dari tahun lalu, melainkan perpaduan dua jenis bansos yang berbeda pada tahap pertama tahun 2026, yaitu:
Saldo pertama: Merupakan bantuan PKH tahap 1 bagi komponen tertentu (misalnya satu lansia atau gabungan anak SD dan SMP).
Saldo kedua: Merupakan bantuan BPNT (Sembako) tahap 1 senilai Rp600.000.
KPM yang menerima saldo ini umumnya adalah KPM PKH dan BPNT atau KPM perluasan (validasi sistem) yang baru saja ditetapkan sebagai penerima manfaat tahun ini.
2. Bantuan Tambahan Ramadhan: Beras dan Minyak Goreng
Menjelang Idulfitri, pemerintah melalui Perum Bulog dan PT Pos Indonesia menyiapkan stimulus ekonomi berupa bantuan pangan nontunai.
Bantuan ini ditujukan bagi warga yang terdaftar pada Desil 1 hingga Desil 4 dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Rincian bantuan pangan Ramadhan:
- Komoditas: Beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter per bulan.
- Alokasi: Pencairan sekaligus untuk 2 bulan (total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng).
- Mekanisme: KPM akan menerima surat undangan berbarcode. Jika bantuan tidak diambil dalam waktu 7 hari tanpa alasan jelas, bantuan berisiko dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.
3. Panduan Cek Desil Mandiri bagi KPM yang Belum Cair
Bagi masyarakat yang hingga hari ini belum menerima saldo PKH maupun BPNT, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memverifikasi status desil kesejahteraan secara mandiri melalui laman resmi pemerintah.
“Pengecekan desil sekarang lebih akurat karena berbasis NIK. Silakan akses cekbansos.kemensos.go.id, masukkan nomor KTP dan kode captcha. Jika Anda masuk dalam Desil 1 hingga 4 namun kolom bantuannya kosong, artinya Anda berada dalam daftar tunggu atau kuota di wilayah Anda sudah terpenuhi,” ungkap Pendamping Sosial dalam kanal YouTube Diary Bansos.
4. Menghargai Keberagaman Penentuan Awal Ramadhan
Seiring dengan penetapan 1 Ramadhan 1447 H oleh pemerintah pada 19 Februari 2026, terdapat pula sebagian umat Muslim yang memulai puasa di hari yang berbeda.
Perbedaan metode ini diharapkan tidak menjadi perdebatan di masyarakat, melainkan menjadi cerminan keberagaman bangsa yang harus dihargai bersama.
Kesimpulan untuk KPM
- Validasi data: Saldo Rp1,2 juta (2 × Rp600.000) adalah kombinasi PKH dan BPNT sah tahun 2026.
- Prioritas desil: Bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng diprioritaskan untuk Desil 1–4.
- Disiplin pengambilan: Segera cairkan bantuan jika undangan sudah diterima agar kepesertaan tetap aman dan tidak dialihkan.***