Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN berfungsi sebagai basis data terpadu untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Data ini merupakan hasil integrasi tiga sumber utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), yang kemudian diselaraskan dengan data kependudukan oleh Badan Pusat Statistik.
Status desil bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala melalui berbagai mekanisme, seperti ground check Kemensos, pemutakhiran oleh pemerintah daerah, serta sumber data lainnya. Desil terbaru inilah yang digunakan sebagai dasar penetapan calon penerima bantuan sosial dari usulan daerah maupun masyarakat.
Baca Juga: Jam Kerja ASN di Jawa Barat Selama Ramadhan 2026, Masuk Lebih Pagi, Pulang Pukul 14.00 WIB
Cara mengecek desil melalui situs Kemensos
Masyarakat dapat memeriksa status desil melalui laman resmi Kemensos dengan langkah berikut:
-
Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan NIK sesuai KTP
-
Ketik kode verifikasi yang tampil (klik ikon refresh jika kurang jelas)
-
Tekan tombol Cari Data
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi nama, kelompok desil, serta status penerimaan bantuan sosial.
Menurut keterangan Joko Widiarto, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos, pengelompokan desil tidak ditentukan semata-mata berdasarkan pendapatan atau pengeluaran, seperti yang kerap beredar di internet.
Penilaian desil menggunakan berbagai indikator sosial ekonomi, meliputi kondisi pekerjaan dan pendidikan individu, keadaan tempat tinggal, akses listrik, hingga kepemilikan aset.
Terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 mencakup 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 merupakan 10 persen tertinggi.
Jika data yang tercatat tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.
Perhitungan desil akan terus diperbarui secara berkala oleh BPS. Sistem ini digunakan sebagai dasar penentuan sasaran bantuan sosial, di mana keluarga pada Desil 1–4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako, sementara Desil 5 masih berpeluang menjadi peserta PBI-JK.
Baca Juga: Sekolah Dilarang Beri PR Berlebihan kepada Siswa Selama Ramadhan, Penggunaan HP juga Dibatasi