Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN Cukup Pakai NIK, Warga Bogor Segera Coba

Eka Rahmawati • Rabu, 18 Februari 2026 | 20:13 WIB
Ilustrasi: Cara cek bansos dan Desil DTSEN penerima bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Cara cek bansos dan Desil DTSEN penerima bantuan sosial (bansos).
 
RADAR BOGOR - Kementerian Sosial RI kembali memudahkan masyarakat untuk secara mandiri mengecek peringkat kesejahteraan keluarga (desil) serta status bantuan sosial (bansos) tahun 2026.
 
Dengan hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP, warga dapat mengetahui apakah mereka termasuk Desil 1–4, yakni kelompok yang berpotensi menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor 1 Ramadhan sampai 6 Ramadhan 1447 Hijriah

DTSEN berfungsi sebagai basis data terpadu untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Data ini merupakan hasil integrasi tiga sumber utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), yang kemudian diselaraskan dengan data kependudukan oleh Badan Pusat Statistik.

Status desil bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala melalui berbagai mekanisme, seperti ground check Kemensos, pemutakhiran oleh pemerintah daerah, serta sumber data lainnya. Desil terbaru inilah yang digunakan sebagai dasar penetapan calon penerima bantuan sosial dari usulan daerah maupun masyarakat.

Baca Juga: Jam Kerja ASN di Jawa Barat Selama Ramadhan 2026, Masuk Lebih Pagi, Pulang Pukul 14.00 WIB

Cara mengecek desil melalui situs Kemensos

Masyarakat dapat memeriksa status desil melalui laman resmi Kemensos dengan langkah berikut:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id

  2. Masukkan NIK sesuai KTP

  3. Ketik kode verifikasi yang tampil (klik ikon refresh jika kurang jelas)

  4. Tekan tombol Cari Data

Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi nama, kelompok desil, serta status penerimaan bantuan sosial.

Menurut keterangan Joko Widiarto, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos, pengelompokan desil tidak ditentukan semata-mata berdasarkan pendapatan atau pengeluaran, seperti yang kerap beredar di internet.

dBaca Juga: Warga Meninggal Jadi Korban Kecelakaan Truk di Parung Panjang Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ingatkan Lagi Soal Larangan Aktivitas Tambang

Penilaian desil menggunakan berbagai indikator sosial ekonomi, meliputi kondisi pekerjaan dan pendidikan individu, keadaan tempat tinggal, akses listrik, hingga kepemilikan aset.

Terdapat 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 mencakup 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 merupakan 10 persen tertinggi.

Jika data yang tercatat tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.

Perhitungan desil akan terus diperbarui secara berkala oleh BPS. Sistem ini digunakan sebagai dasar penentuan sasaran bantuan sosial, di mana keluarga pada Desil 1–4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako, sementara Desil 5 masih berpeluang menjadi peserta PBI-JK.

Baca Juga: Sekolah Dilarang Beri PR Berlebihan kepada Siswa Selama Ramadhan, Penggunaan HP juga Dibatasi

"Desil 1-4 (40 persen terbawah) dapat diusulkan menjadi penerima bantuan sosial PKH dan Sembako, Desil 5 masih bisa menjadi peserta PBI-JK," ujar Joko dalam keterangannya dilansir dari laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Desil #bansos #DTSEN