RADAR BOGOR - Pemerintah telah mengumumkan program bansos khusus untuk Ramadan 2026 untuk sekitar 35,04 keluarga penerima manfaat (KPM).
KPM tersebut akan menerima bantuan beras 10 kg dan 2 liter minyak goreng per bulan yang akan diberikan langsung 2 bulan.
Menurut kanal youtube Info Bansos, penyaluran bantuan direncanakan akan mulai dilaksanakan dari Februari 2026 yang bertepatan dengan awal Ramadan.
Bantuan tahap pertama bantuan akan mulai dicairkan sekitar pertengahan dan akhir bulan Februari tergantung wilayah masing-masing dan dilanjutkan hingga akhir Maret atau awal April untuk tahap kedua.
"Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat Desil 1 hingga Desil 4 dalam data tunggal sosial dan ekonomi yang dikelompok sangat miskin, miskin, hampir miskin, dan rentan miskin," tutur kanal Info Bansos.
Penyaluran bantuan dijadwalkan dilakukan mulai pertengahan Februari 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa termin.
Oleh karenanya, para calon penerima bantuan wajib mengetahui posisi desil kesejahteraan di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan mengakses cekbansos.go.id.
"Penting untuk dicatat, jadwal di Pulau Jawa, Sumatera hingga wilayah Indonesia Timur memiliki selisih waktu distribusi beberapa hari karena faktor logistik," jelas kanal Info Bansos.
KPM harus membawa kartu keluarga (KK) dan KTP asli saat jadwal pengambilan di kantor desa atau lokasi yang telah ditentukan.
Penerima manfaat tidak boleh melewatkan jadwal pengambilan bantuan beras karena batas waktu penyaluran bantuan sangat terbatas.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HKBN Idul Fitri 2026 menyampaikan, Kemensos akan fokus memberikan bansos untuk KPM desil 1 hingga 4.
"Jika alokasi anggaran masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 dan 4," lanjutnya.
Saifullah Yusuf menyebutkan, pentingnya pemutakhiran data agar bantuan akurat sehingga Kemensos membuka peluang untuk perbaruan data.
Editor : Siti Dewi Yanti