RADAR BOGOR - Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan dengan kabar simpang siur kepada KPM mengenai pencairan Bantuan Sosial (bansos) PKH dan BPNT alokasi Januari hingga Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, melansir kanal Youtube Cek Bansos, memberikan beberapa poin penting untuk meluruskan informasi soal pencairan BPNT double ke KPM, agar masyarakat tidak terjebak hoaks:
Faktanya, pemerintah tidak mengenal istilah bansos BPNT "double".
Baca Juga: Pesawat Pelita Air AT-802 Jatuh di Nunukan Kalimantan Utara, Pilot Ditemukan Meninggal
Jika Anda mendapati saldo masuk tambahan setelah pencairan utama, itu kemungkinan besar adalah hasil validasi sistem.
Hal ini terjadi untuk memenuhi kuota yang kosong di suatu wilayah, baik berupa BPNT validasi maupun PKH validasi.
Terkait munculnya keterangan "PKH" pada mutasi Bank BNI saat mencairkan BPNT, hal itu dikonfirmasi sebagai kendala teknis pada kode referal sistem bank, bukan berarti jenis bantuannya berubah.
Update Pencairan Tahap 4 (Susulan)
Bagi KPM yang masih menunggu BPNT Tahap 4 (alokasi akhir tahun lalu), status di sistem SIKS-NG saat ini masih menunjukkan "Berhasil Cek Rekening".
Sampai saat ini, kepastian jadwal pencairan masih dinanti oleh para pendamping sosial di seluruh tanah air sembari menunggu arahan resmi Kemensos.
Di sisi lain, Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa akurasi data merupakan kunci utama demi terwujudnya bantuan sosial yang berkeadilan.
Beliau mengajak semua pihak untuk lebih peka terhadap warga miskin yang belum terdata.
Pesan ini mengingatkan kita bahwa bansos bukan sekadar angka, tapi upaya memastikan masyarakat yang paling membutuhkan tidak lagi menjadi "tak kasat mata" di sistem pemerintah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga