RADAR BOGOR - Kabar bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Program Sembako Tahap 1 cair dua kali bikin heboh media sosial. Benarkah pemerintah menggelontorkan BPNT dobel pada Ramadhan 1447 H?
Kanal Youtube Diary Bansos menegaskan bahwa pencairan BPNT Program Sembako Tahap 1 hanya sekali. Sementara pencairan BPNT Tahun 2025 Tahap 4 sudah resmi ditutup.
Jika ada pencairan bansos 2 kali hal tersebut merupakan BPNT Program Sembako murni dan validasi. Karena baik BPNT Program Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH) bersyarat Desil 1-4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), maka berpeluang multibansos.
Yang dimaksud BPNT Program Sembako murni validasi ialah penerima BPNT Program Sembako divalidasi juga menjadi penerima PKH karena Desil 1-4 pada DTSEN dan memiliki salah satu komponen PKH. Demikian pula sebaliknya.
Untuk PKH, hanya komponen kesejahteraan (lansia dan penyandang disabilitas) yang memiliki nilai bansos senilai BPNT Program Sembako, yaitu Rp600 ribu.
BPNT Program Sembako 2026 Tahap 1
BPNT Program Sembako 2026 Tahap 1 bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui sokongan kebutuhan pangan. KPM Muslim dapat membeli bahan makanan untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.
Target bansos reguler Kemensos tersebut sebanyak 18,2 juta KPM. Nominal BPNT per tahap (triwulan) sebesar Rp600 ribu.
PKH 2026 Tahap 1
Target bansos PKH Sbanyak 10 juta KPM. Bansos tersebut berguna untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Nominal yang diberikan pemerintah jumlahnya cukup beragam, karena setiap komponen diberikan dana bansos yang berbeda.
Adapun Komponen dari PKH sendiri mencakup lansia, ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga korban pelanggaran HAM berat.
Dana bantuan bisa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti biaya pendidikan, pangan, hingga biayanya kesehatan.
Cara Cek Bansos Kemensos Februari 2026
Sembari menunggu bansos cair, maka KPM sebaiknya mengecek status pencairan bansos melalui:
1. Aplikasi Cek Bansos Kemensos (unduh gratis via Play Store atau App Store)
2. Situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
Jika terdapat pernyataan “ter-exclude (bansos non-aktif),” maka KPM melakukan sanggah dan pembaruan data via aplikasi Cek Bansos.
KPM juga bisa memohon penurunan Desil. Pendamping Sosial akan mengevaluasi via survey ground check ke rumah KPM.
Untuk mengetahui alasan bansos tak cair, KPM sebaiknya menghubungi pada Pendamping Sosial atau Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) di Desa atau Kelurahan setempat.
Cara Cek Saldo Bansos
Untuk efisiensi, KPM sebaiknya mengecek saldo bansos melalui aplikasi mobile banking Himbara, yaitu Livin’ by Mandiri, Wondr by BNI, BRImo, dan BYOND by BSI.
Semua aplikasi mobile banking tersebut bisa diunduh gratis baik melalui Playstore maupun App Store.
KPM tak perlu meminta tolong pada orang tertentu untuk mengecek saldo bansos sehingga bisa terhindar dari pungutan liar.***
Editor : Asep Suhendar