RADAR BOGOR - Pemerintah terus menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada tahap pertama tahun 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat prasejahtera.
Program yang sedang berjalan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan pangan tambahan untuk kelompok masyarakat rentan.
Berikut rangkuman informasi terbaru mengenai pencairan bansos tahap pertama alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026.
Benarkah BPNT Cair Dua Kali di Tahap Pertama?
Belakangan ini beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa bantuan BPNT cair dua kali di kartu KKS.
Kabar tersebut membuat banyak keluarga penerima manfaat (KPM) melakukan pengecekan saldo, namun tidak semua menemukan pencairan tambahan.
Berdasarkan data dari sistem Kementerian Sosial, pencairan ganda bukan berarti BPNT reguler dicairkan dua kali. Saldo tambahan yang muncul pada sebagian KPM umumnya berasal dari:
- Bantuan validasi BPNT, atau
- Bantuan validasi PKH untuk memenuhi kuota penerima di suatu wilayah.
Pencairan tambahan ini tidak berlaku untuk seluruh KPM dan bergantung pada kuota wilayah serta hasil pemutakhiran data.
Jika BPNT benar-benar cair dua kali secara nasional, maka seluruh KPM di Indonesia akan menerima pencairan yang sama.
Kesalahan Kode Referensi Bank BNI
Sebagian KPM juga menemukan keterangan bantuan PKH pada rekening Bank BNI, padahal yang diterima adalah BPNT.
Hal ini terjadi akibat kesalahan sistem pendataan kode referensi pada pihak perbankan, sehingga keterangan transaksi tidak selalu sesuai dengan jenis bantuan yang masuk.
Masyarakat diminta tidak panik dan memastikan status bantuan melalui aplikasi resmi atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Update BPNT Tahap Keempat Susulan
Banyak KPM menanyakan apakah BPNT tahap keempat (alokasi Oktober–Desember) akan dicairkan kembali pada tahap pertama 2026.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pencairan tahap keempat susulan.
Status dalam sistem masih menunjukkan proses pengecekan rekening, sementara KPM telah menerima pencairan tahap pertama. Pemerintah dan pendamping sosial masih menunggu kebijakan resmi terkait kelanjutan pencairan tahap keempat.
Bansos Tambahan: Beras dan Minyak Goreng Februari–Maret 2026
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan tambahan untuk masyarakat desil 1 hingga desil 4.
Bantuan ini menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Setiap KPM akan menerima:
• Beras 20 kg
• Minyak goreng 4 liter
Bantuan pangan ini dialokasikan untuk bulan Februari dan Maret 2026 dan ditujukan bagi KPM PKH murni, BPNT murni, serta KPM yang menerima keduanya.
Imbauan bagi Keluarga Penerima Manfaat
Masyarakat diimbau untuk:
• Tidak mudah percaya pada informasi viral tanpa sumber resmi.
• Mengecek status bansos melalui aplikasi resmi atau pendamping sosial.
• Memastikan data kependudukan dan kepesertaan tetap valid agar bantuan dapat tersalurkan.
Pencairan BPNT dua kali bukan bantuan ganda secara nasional, melainkan bantuan validasi yang hanya diterima sebagian KPM.
Sementara itu, kepastian pencairan BPNT tahap keempat masih menunggu kebijakan resmi pemerintah.
Kabar baiknya, bansos tambahan berupa beras dan minyak goreng siap disalurkan kepada puluhan juta keluarga prasejahtera pada Februari hingga Maret 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati