RADAR BOGOR - Perkembangan terbaru penyaluran bantuan sosial (bansos) pada awal tahun 2026 kembali menjadi sorotan, khususnya terkait BPNT dan PKH.
Berbagai informasi yang beredar di masyarakat menimbulkan pertanyaan mengenai status pencairan, termasuk kabar mengenai saldo yang disebut cair dua kali.
Berdasarkan data yang tersedia, berikut rangkuman terstruktur mengenai kondisi terkini penyaluran BPNT, PKH, serta bantuan tambahan pangan untuk periode awal 2026.
1. Fakta Mengenai BPNT yang Disebut “Cair Dobel”
Dilansir melalui kanal Youtube Cek Bansos, isu mengenai BPNT yang disebut cair dua kali ramai dibahas. Namun, kondisi tersebut bukan berarti bantuan disalurkan ganda kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam sejumlah kasus, saldo yang kembali masuk setelah pencairan sebelumnya berkaitan dengan proses validasi, baik dalam skema BPNT maupun PKH, untuk mengisi kuota wilayah yang sebelumnya belum terserap.
Selain itu, terdapat penjelasan mengenai kendala teknis pada sistem perbankan, khususnya di Bank BNI, yang menyebabkan keterangan transaksi pada mutasi rekening tertulis sebagai “PKH”, padahal dana yang masuk merupakan alokasi BPNT.
Perbedaan kode referal ini memunculkan kesalahpahaman di kalangan sebagian penerima.
Pencairan tambahan tersebut juga tidak bersifat merata dan bergantung pada kuota serta hasil validasi data di masing-masing wilayah.
Karena itu, pengecekan melalui jalur resmi tetap menjadi rujukan utama untuk memastikan jenis bantuan yang diterima.
2. Update BPNT Tahap 4 (Susulan)
Terkait status BPNT tahap keempat untuk periode Oktober-Desember, hasil pengecekan pada sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa bantuan sembako masih berada pada tahap “Berhasil Cek Rekening”.
Status ini menandakan proses administrasi telah berjalan, namun belum memasuki tahap penyaluran dana ke rekening penerima.
“untuk bantuan sembako Oktober November Desember, statusnya masih berhasil cek rekening,” Ucap narator dalam kanal Youtube Cek Bansos.
Sampai saat ini, pendamping sosial di berbagai daerah juga belum menerima surat edaran resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia mengenai apakah pencairan tahap tersebut akan digabungkan dengan alokasi tahap pertama tahun 2026 atau disalurkan secara terpisah.
Dengan demikian, kepastian jadwal masih menunggu informasi lanjutan dari instansi terkait.
3. Bansos Tambahan Beras dan Minyak Goreng
Kemudian, dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos, untuk periode Februari dan Maret 2026, terdapat alokasi bantuan tambahan bagi KPM yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Bentuk bantuan berupa paket pangan yang terdiri dari beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk dua bulan alokasi.
Program ini menyasar sekitar 33,2 juta KPM, mencakup penerima PKH murni, BPNT murni, maupun penerima gabungan PKH dan BPNT.
Berdasarkan keterangan dari Badan Pangan Nasional, kesiapan penyaluran telah mencapai sekitar 80 persen dan masih menunggu penetapan jadwal distribusi resmi.***
Editor : Asep Suhendar