Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos BPNT Terima Pencairan Ganda di Ramadhan 2026: Cair Uang Tunai Rp600 Ribu dan Tambahan Sembako 20 Kg

Kholikul Ihsan • Minggu, 22 Februari 2026 | 06:25 WIB

Ilustrasi KPM mencairkan bansos BPNT.
Ilustrasi KPM mencairkan bansos BPNT.

RADAR BOGOR - Di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang hari raya, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos BPNT dipastikan mendapatkan suntikan bantuan ganda di Ramadhan 2026 ini.

Namun, KPM diminta tetap tenang dan teliti, sebab bansos BPNT kedua ini hadir dalam bentuk fisik yang membantu ketahanan pangan keluarga, bukan berupa uang tunai tambahan seperti yang banyak diisukan.

Bansos pertama yang menjadi hak KPM adalah BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) Program Sembako yang bersifat reguler.

Memasuki tahap awal di tahun 2026, pemerintah menyalurkan dana sebesar Rp600.000 secara sekaligus untuk alokasi tiga bulan, mengutip dari kanal YouTube Pendamping Sosial.

Uang ini akan langsung ditransfer ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BSI.

Penting untuk diingat, bahwa meski diterimakan dalam bentuk tunai, amanat bantuan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan pangan anggota keluarga, agar standar kesehatan tetap terjaga di tengah inflasi harga pangan.

“Kepada seluruh penerima manfaat, pergunakanlah bansos dengan bijak untuk membeli makanan bergizi kebutuhan sekolah anak dan mendukung kesehatan keluarga,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf melalui instagram @kemensosri.

Stimulus Khusus Ramadhan

Kabar yang paling dinantikan adalah adanya bantuan penebalan atau stimulus tambahan di luar bantuan reguler.

Berbeda dengan BPNT yang masuk ke kartu KKS, bantuan kedua ini diberikan secara langsung dalam bentuk fisik.

Pemerintah telah mengagendakan distribusi beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng kemasan sebanyak 4 liter per KPM.

Paket ini merupakan gabungan alokasi untuk dua bulan yang sengaja disalurkan sekaligus sebelum Lebaran 2026 tiba.

Tujuannya untuk menekan angka pengeluaran konsumsi rumah tangga KPM yang secara statistik selalu melonjak signifikan selama bulan puasa hingga Idul Fitri.

Satu hal yang menarik pada penyaluran kali ini adalah peningkatan kuota penerima secara drastis. Jika kuota BPNT reguler tertahan di angka 18,2 juta KPM, kuota bantuan stimulus pangan ini melonjak hingga menyentuh angka 35 juta penerima di seluruh Indonesia.

Dengan perluasan jangkauan ini, masyarakat yang tahun lalu terdaftar sebagai penerima BLT Kesra namun tidak masuk dalam daftar BPNT reguler, memiliki peluang emas untuk mendapatkan paket beras dan minyak goreng ini.

Segera hubungi pendamping sosial atau cek papan pengumuman di kantor desa untuk memastikan jadwal distribusi di wilayah Anda.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #kpm #bansos