RADAR BOGOR - Ada sejumlah informasi menarik terkait penyaluran bantuan sosial atau bansos pada hari ini, Minggu, 22 Februari 2026.
Pemerintah dikabarkan kembali menyalurkan beragam jenis bansos pada awal Ramadhan tahun 2026 guna menjaga stabilitas pangan nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat Indonesia.
Salah satu jenis bansos yang disalurkan pada bulan ini yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan nominal mencapai Rp600 ribu.
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, berikut pion-poin penting terkait pencairan BPNT tahap pertama tahun 2026.
1. Saldo Rp600 Ribu di KKS Cair Double
Ada Keluraga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaporkan telah mencairkan saldo Rp600 ribu sebanyak dua kali melalui KKS yang mereka miliki.
Setelah diselidiki lebih dalam, rupanya saldo tersebut tidak semuanya berasal dari bansos BPNT, melainkan KPM tersebut juga tervalidasi sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) komponen lansia.
Bansos sembako sendiri pada tahap yang pertama ini disalurkan satu kali untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026 untuk belasan ribu KPM.
2. KPM BPNT yang Dicoret
Selain dua kabar gembira di atas, KPM BPNT juga ada yang dicoret kepesertaannya di tahun 2026 ini. Salah satunya penyebabnya yaitu perubahan tingkat desil penerima bantuan.
Dalam hal ini, BPNT akan diberikan kepada mereka yang masuk ke dalam desil satu hingga lima pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Baca Juga: Fokus Lawan Persita Hari Ini, Federico Barba Pemain Persib Bandung: Kami Harus Mencoba Sampai Akhir
KPM yang kini tingkat desilnya berubah menjadi enam hingga sepuluh, maka besar kemungkinan tidak lagi menjadi penerima bansos Sembako tahun ini.
Bansos yang sempat mereka dapatkan akan dialihkan kepada masyarakat yang dinilai lebih membutuhkan dan layak menerima bantuan dari pemerintah.
3. Ada Bansos Tambahan Pangan
KPM bansos BPNT juga harus berbahagia, karana pada Ramadhan tahun ini pemerintah menyalurkan bantuan tambahan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Beras sebanyak 20 kg dan minyak goreng empat liter siap disalurkan kepada masing-masing KPM guna memenuhi kebutuhan pangan masyakat miskin dan rentan di tanah air.
Bantuan tambahan pangan ini disalurkan secara langsung di kantor desa/kelurahan, balai kecamatan, kantor Pos, atau lokasi yang telah ditentukan oleh petugas.***
Editor : Asep Suhendar