Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos BPNT Cair Dua Kali untuk KPM Sebelum Lebaran 2026, Bukan Semua Uang, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Khairunnisa RB • Minggu, 22 Februari 2026 | 13:27 WIB

Ilustrasi. Pemberian bansos BPNT ke KPM berupa beras.
Ilustrasi. Pemberian bansos BPNT ke KPM berupa beras.


RADAR BOGOR - Memasuki Ramadhan dan Idulfitri 2026, kabar mengenai bantuan sosial (bansos) BPNT yang disebut akan cair dua kali sekaligus ramai diperbincangkan KPM.

Informasi BPNT ini menyebar luas di media sosial dan kolom komentar berbagai kanal informasi bansos, memicu harapan sekaligus kebingungan di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Namun, benarkah KPM bansos BPNT akan menerima dua kali pencairan uang tunai?

Baca Juga: Info GTK 2026 Sudah Normal, tapi Kenapa SKTP Guru Belum Terbit, Ternyata Ini Masalahnya

Untuk tahap pertama, penerima BPNT Program Sembako mendapatkan dana sebesar Rp600.000 yang dialokasikan untuk kebutuhan pangan selama tiga bulan.

Dana ini disalurkan melalui Kartu KKS dan digunakan untuk membeli bahan pokok.

Bantuan ini merupakan pencairan reguler yang memang sudah dijadwalkan dalam program BPNT.

Pencairan Kedua: Bantuan Pangan Tambahan

Baca Juga: Tertua di Kabupaten Bogor, Masjid Al-Atiqiyah Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Berbagai Kegiatan

Sementara “bantuan kedua” yang dimaksud adalah bantuan stimulus berupa bahan pangan, bukan uang. Paket ini berisi:

• Beras 20 kilogram

• Minyak goreng 4 liter

Bantuan tambahan tersebut dialokasikan untuk dua bulan dan direncanakan disalurkan selama Ramadhan atau sebelum Lebaran 2026.

Program ini bukan bansos rutin, melainkan stimulus untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan konsumsi selama bulan puasa.

Baca Juga: Dorong Kebijakan Pohon Abadi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Perintahkan Penebangan di Pinggir Jalan Provinsi Dihentikan

Menariknya, jumlah penerima bantuan pangan tambahan jauh lebih banyak dibanding penerima BPNT reguler.

- BPNT reguler: sekitar 18,2 juta KPM

- Bantuan pangan tambahan: sekitar 35 juta penerima

Baca Juga: Masjid Imam Al-Mahdi Kota Bogor Usung Konsep Cinta Dakwah, Fasilitas Kegiatan Serba Gratis

Artinya, masyarakat yang tidak menerima BPNT pun berpotensi mendapatkan bantuan beras dan minyak goreng, termasuk mereka yang sebelumnya menerima bantuan sosial lain pada 2025.

Di sejumlah daerah, persiapan penyaluran sudah mulai dilakukan, mulai dari penjadwalan hingga mekanisme distribusi.

Namun daftar resmi nama penerima (BNBA) belum dirilis secara menyeluruh.

Baca Juga: Info Bansos BPNT 22 Februari 2026: Saldo Rp600 Ribu Cair Double, Bantuan Tambahan Pangan di Bulan Ramadhan

Pemerintah berharap bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

Untuk kepastian status penerima dan jadwal pencairan, masyarakat disarankan mengecek langsung ke pendamping sosial atau instansi terkait setempat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #kpm #bansos