RADAR BOGOR – Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada awal tahun 2026 kembali menjadi perhatian Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama terkait pencairan susulan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1, serta kabar bantuan khusus menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
Selain itu, masih ada pertanyaan mengenai kelanjutan penyaluran BPNT Tahap 4 tahun 2025 senilai Rp600.000 yang hingga kini belum diterima sebagian penerima.
Berikut rangkuman lengkap informasi yang tersedia berdasarkan data yang disampaikan.
1. Pencairan Susulan PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, pencairan susulan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 tahun 2026 dijadwalkan tetap berlangsung bagi KPM yang sebelumnya belum menerima haknya.
Kesempatan pencairan susulan ini dibuka hingga akhir Februari 2026, sehingga penerima yang masih menunggu dana diimbau segera memastikan statusnya sebelum batas waktu tersebut berakhir.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan, langkah yang disarankan adalah berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial setempat.
Pendamping dapat melakukan pengecekan melalui sistem SIKS-NG Online untuk melihat status administrasi masing-masing penerima.
Apabila di dalam sistem telah tertera SPM (Surat Perintah Membayar) atau SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), maka bantuan tersebut dipastikan sudah dalam proses pencairan dan tinggal menunggu realisasi ke rekening atau kartu yang terdaftar.
KPM yang belum menerima alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026 juga diminta menyiapkan Kartu KKS Merah Putih sebagai salah satu syarat penting dalam proses pencairan.
Kelengkapan dokumen dan kartu sangat menentukan kelancaran saat dana sudah tersedia di sistem.
2. Bantuan Khusus Bulan Ramadhan 1447 Hijriah
Kemudian, mengutip dari kanal YouTube Pendamping Sosial, selain pencairan reguler, terdapat informasi mengenai bantuan khusus yang direncanakan hadir pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Penerima manfaat diperkirakan akan memperoleh dua jenis bantuan tambahan selama periode tersebut.
Bantuan pertama berupa bantuan pangan dalam bentuk beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Paket ini ditujukan untuk membantu kebutuhan pokok selama bulan puasa. Target penyaluran bantuan pangan ini menyasar sekitar 35 juta KPM di berbagai daerah.
Informasi ini menjadi bagian dari agenda penyaluran bantuan sosial selama Ramadhan, bersamaan dengan pencairan bantuan reguler yang masih berjalan sesuai tahap dan alokasi masing-masing penerima.
3. Status BPNT Rp600.000 Tahap 4 Tahun 2025
Informasi terbaru yang dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos terkait bantuan BPNT susulan Tahap 4 tahun 2025 senilai Rp600.000 yang belum tersalurkan kepada sebagian KPM, hingga saat ini belum terdapat kepastian apakah dana tersebut akan dicairkan bersamaan dengan Tahap 1 tahun 2026.
Informasi resmi mengenai mekanisme dan jadwal pencairannya masih belum diumumkan.
KPM yang masih menunggu realisasi bantuan tersebut disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi melalui pendamping sosial atau saluran resmi setempat guna memastikan status bantuan yang menjadi haknya.***
Editor : Eli Kustiyawati