RADAR BOGOR – Bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Program Sembako Tahap 1 dikabarkan cair dua kali pada Februari 2026 sebagai insentif Ramadan 2026. Benarkah demikian?
Kanal YouTube Cek Bansos menyatakan kabar cair ganda BPNT Program Sembako Tahap 1 tersebut merupakan kesalahpahaman.
Bansos yang cair ialah BPNT Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos BPNT Tahap 1 tidak menyadari bahwa dirinya telah tervalidasi sebagai penerima PKH Tahap 1.
Validasi tersebut terjadi secara otomatis di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Syarat PKH ialah desil 1–4 pada DTSEN dan memiliki komponen PKH, seperti kesehatan (ibu hamil dan anak usia dini 0–6 tahun), kesejahteraan (lansia dan penyandang disabilitas), pendidikan (murid SD–SMA), serta korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.
Multibansos BPNT Program Sembako dan PKH 2026 Tahap 1Adanya multibansos seperti BPNT Program Sembako dan PKH bertujuan agar penerima manfaat dapat segera meningkatkan tingkat kesejahteraan.
Karena pemutakhiran data DTSEN berlangsung setiap tiga bulan sekali, bisa terjadi bansos nonaktif.
Oleh karena itu, KPM sebaiknya tetap berusaha semaksimal mungkin agar segera lepas dari jerat kemiskinan.
Cara Cek Bansos Kemensos 2026Dilansir dari Instagram Kemensos, KPM dapat mengecek status kepesertaan bansos secara mandiri melalui:
• Aplikasi Cek Bansos Kemensos (unduh gratis via Play Store atau App Store).
• Situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Jika status dikategorikan sebagai “ter-exclude (bansos nonaktif)”, KPM dapat menyanggahnya melalui aplikasi Cek Bansos.
Berdasarkan ajuan tersebut, pendamping sosial akan melakukan survei ground check ke rumah KPM.***
Editor : Eli Kustiyawati