Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rezeki Ramadhan, Penerima Manfaat yang Terima Saldo Rp600.000 Sebanyak 2 Kali Ternyata KPM PKH BPNT Plus

Siti Dewi Yanti • Senin, 23 Februari 2026 | 10:51 WIB

KPM melaporkan menerima pencairan bansos senilai Rp600.000 sebanyak dua kali dalam satu tahap
KPM melaporkan menerima pencairan bansos senilai Rp600.000 sebanyak dua kali dalam satu tahap

RADAR BOGOR - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menunjukkan struk penarikan bansos dengan nominal yang mengejutkan.

"Ada saldo masuk sebesar Rp600.000, lalu tak lama kemudian muncul lagi saldo masuk dengan nominal yang sama," ungkap kanal youtube Info Bansos.

Fenomena saldo bansos senilai Rp600.000 yang masuk dua kali terjadi hampir merata di berbagai daerah.

"Banyak KPM yang mengira ini adalah BPNT tahap 2 yang dimajukan jadwalnya karena momen Ramadhan atau mungkin rapelan dari tahap sebelumnya yang belum sempat cair," ujar kanal Cek Bansos.

Spekulasi yang beredar saat ini, saldo Rp600.000 berasal dari pencairan bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 2025 yang belum tercairkan dan baru masuk di Februari 2026.

Ada juga yang berspekulasi, dana bansos yang masuk adalah bantuan penebalan Ramadhan.

Menurut kanal Cek Bansos, saldo Rp600.000 yang masuk sebanyak 2 kali ini bukan bantuan ganda, bukan juga pencairan bansos BPNT tahap 4 tahun 2025.

Saldo Rp600.000 yang masuk adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) validasi.

Bagi KPM BPNT Murni yang ketika mengecek saldo, kemudian muncul nominal Rp600.000, berarti sudah menjadi KPM PKH plus BPNT.

"Jadi nanti dapat bantuan sosialnya PKH dan BPNT. Belum ada bantuan BPNT tahap 4 yang tersalurkan dan bukan juga bantuan tahap satu yang cairnya double," jelas kanal Cek Bansos.

Berdasarkan hasil cross check dengan hasil validasi terbaru tahun 2026, terungkap saldo yang masuk sebenarnya berasal dari dua bantuan yang berbeda.

Jika nominalnya Rp600.000, kemungkinan besar adalah gabungan antara BPNT tahap 1 dan PKH tahap 1 kategori lansia.

Banyak KPM yang selama ini hanya terdaftar sebagai KPM BPNT murni. Namun pada hasil validasi 2026, data mereka otomatis tervalidasi oleh sistem menjadi penerima PKH.

"Hal ini dikarenakan adanya pembersihan data besar-besaran," ungkap kanal Cek Bansos.

Editor : Siti Dewi Yanti
#pencairan bansos tahap 1 2026 #PKH Validasi by Sistem #Bansos Tahap 4 2025 #KPM PKH BPNT Plus