RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan akan ada sekitar 3 juta Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (KPM PKH BPNT) baru.
"Di bulan suci Ramadhan insyaallah hingga memasuki hari raya Idul Fitri nanti ini akan mendapatkan bantuan PKH ataupun BPNT karena mereka termasuk ke penerima baru," jelas kanal youtube Diary Bansos.
Sejumlah KPM juga sudah masuk tahapan proses pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, lebih dari 1 juta KPM baru PKH dan sekitar 2 juta penerima baru BPNT hingga kini belum menerima pencairan bansos tahap 1 tahun 2026.
Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menunjukkan adanya tambahan penerima manfaat.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menuturkan, belum cairnya bantuan bagi KPM baru disebabkan beberapa faktor.
"Proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia," tambahnya
Ia menegaskan, setiap tahap penyaluran akan ada KPM Baru berdasarkan hasil pembaruan DTSEN.
Sebagian besar penerima baru juga belum memiliki rekening, sehingga harus melalui proses burekol yang memerlukan waktu sekitar satu hingga dua bulan.
Sementara itu, KPM yang berada di desil 1 hingga 4 akan segera mendapatkan bantuan pangan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Bantuan beras dan minyak goreng tersebut merupakan alokasi 2 bulan periode Februari Maret 2026 yang akan segera tersalurkan secara bertahap ke berbagai daerah.
Penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) punya kesempatan menerima bantuan beras dan minyak goreng.
Karena kriteria penerima bantuan masih sama, yakni KPM yang berada di desil 1 hingga 4 yang menyasar 35 juta KPM.
Editor : Siti Dewi Yanti