RADAR BOGOR - Pemahaman mengenai desil dan status bantuan sosial (bansos) masih menjadi pertanyaan banyak masyarakat, terutama ketika muncul perbedaan antara kondisi ekonomi yang dirasakan dengan data yang tercatat di sistem.
Untuk memberikan kejelasan, berikut penjelasan lengkap yang disusun secara runtut mengenai definisi desil, cara cek mandiri, hasil yang ditampilkan sistem, serta langkah yang dapat dilakukan jika data dinilai tidak sesuai.
1. Apa Itu Desil? (Koreksi Misinformasi)
Dilansir langsung dari kanal Youtube Kemensos RI, bahwa masih banyak anggapan bahwa desil ditentukan hanya dari besarnya gaji atau jumlah pengeluaran bulanan.
Informasi tersebut tidak tepat. Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan yang dihitung secara komprehensif berdasarkan kondisi sosial ekonomi nyata di lapangan, bukan sekadar angka pendapatan.
Penilaiannya mencakup berbagai variabel penting, seperti jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan anggota keluarga, kondisi fisik rumah beserta daya listrik yang digunakan, hingga kepemilikan aset atau harta benda.
Seluruh faktor tersebut dipadukan dalam satu sistem penilaian untuk menentukan posisi kesejahteraan seseorang dalam basis data nasional. Status desil juga bersifat dinamis, artinya dapat berubah sewaktu-waktu apabila terjadi pembaruan data sesuai kondisi terbaru.
2. Cara Cek Mandiri (Langkah demi Langkah)
Untuk mengetahui posisi desil dan status bantuan sosial, tersedia dua jalur resmi yang dapat diakses masyarakat.
A. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Langkah pertama adalah mengunduh dan membuka aplikasi Cek Bansos. Setelah itu, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nama sesuai KTP.
Pilih wilayah domisili secara lengkap mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan. Tekan tombol cek untuk melihat hasil pencarian data.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur Usul dan Sanggah. Fitur tersebut dapat digunakan apabila terdapat warga yang dinilai tidak layak menerima bantuan atau jika seseorang merasa layak namun belum terdaftar dalam sistem.
B. Melalui Website Resmi
Pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Pengguna perlu mengisi data wilayah domisili dan nama sesuai KTP, kemudian memasukkan kode captcha yang tampil di layar sebagai verifikasi keamanan. Setelah itu, klik tombol cari data untuk melihat hasilnya.
3. Hasil yang Akan Muncul
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi secara terbuka. Data yang muncul umumnya meliputi identitas penerima, kelompok desil yang menunjukkan posisi tingkat kesejahteraan dalam basis data, serta status bantuan sosial yang tercatat aktif atau pernah diterima.
Informasi ini menjadi acuan untuk mengetahui posisi kesejahteraan dan riwayat bantuan yang terdaftar.
4. Solusi Jika Data Tidak Sesuai
Apabila data desil atau status bantuan sosial dianggap tidak mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya, terdapat beberapa langkah yang dapat ditempuh.
Masyarakat dapat melapor kepada aparat desa atau kelurahan setempat untuk dilakukan pengecekan ulang. Selain itu, pelaporan juga dapat dilakukan dengan mendatangi Dinas Sosial kabupaten/kota guna mengajukan pembaruan data.
Opsi lainnya adalah memanfaatkan menu pembaruan dalam aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan perubahan secara mandiri sesuai mekanisme yang tersedia.***
Editor : Asep Suhendar