Kabar Pencairan Bansos PKH-BPNT Tahap 1 2026 serta Kategori KPM yang Terima Saldo Melimpah, Pastikan NIK Anda Valid
Mutia Tresna Syabania• Senin, 23 Februari 2026 | 17:32 WIB
Ilustrasi petugas PKH menyalurkan bansos kepada KPM.
RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos), tengah bersiap menyalurkan kembali bansos reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Tahap 1 tahun anggaran 2026.
Dikutip dari YouTube Diary Bansos, penyaluran ini mencakup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menggunakan jalur Kartu KKS Merah Putih maupun PT Pos Indonesia.
Pada periode ini, terdapat perubahan skema dan kabar menggembirakan bagi KPM dengan komposisi keluarga tertentu, di mana nominal bantuan diprediksi akan meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
KPM yang memiliki kombinasi komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial dalam satu rumah tangga akan mendapati total bantuan yang lebih besar.
"Total saldo yang masuk ke rekening KKS bukan karena kenaikan tarif per kategori, melainkan karena akumulasi dari berbagai komponen yang ada dalam satu keluarga. Jika data anggota keluarga sudah sinkron dengan Dapodik dan Dukcapil, maka semua komponen tersebut akan cair secara bersamaan tanpa kendala," kata narator dalam Youtube Diary Bansos.
Contoh Kasus:Jika dalam satu keluarga terdapat satu balita, satu anak SMA, dan satu lansia, maka total bantuan PKH yang akan diterima pada Tahap 1 2026 mencapai Rp1.850.000.
Angka ini tentu menjadi dukungan ekonomi yang sangat berarti bagi keluarga prasejahtera.
4. Syarat Kelancaran Pencairan
Agar bantuan tetap lancar dan tidak terhenti di tahun 2026, KPM wajib memastikan hal-hal berikut:
Dengan skema pencairan per tiga bulan, masyarakat diharapkan dapat menggunakan dana tersebut secara bijak untuk pemenuhan gizi anak, biaya pendidikan, serta kesejahteraan anggota keluarga lansia.***