KPM Desil 1 Hingga 4 Terima Paket Bansos Beras 20 Kg Plus Minyak Goreng 4 Liter Mulai Februari 2026, Ini Syaratnya
Kholikul Ihsan• Senin, 23 Februari 2026 | 19:25 WIB
Ilustrasi pendistribusian bansos kepada KPM.
RADAR BOGOR - Pemerintah terus mengucurkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kelas bawah demi menekan dampak inflasi harga pangan yang kerap naik menjelang hari besar.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 kini tidak hanya menerima bantuan uang tunai, tetapi juga paket logistik sembako berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter secara cuma-cuma yang mulai disalurkan pada pekan terakhir Februari 2026.
Melansir dari kanal YouTube Diary Bansos, berbeda dengan skema tahun lalu yang biasanya menyalurkan beras 10 kg per bulan, pada periode ini pemerintah memutuskan untuk melakukan penyaluran Rapel atau gabungan alokasi bulan Februari dan Maret.
1. Beras Premium: Setiap KPM akan menerima 2 karung beras dengan total berat 20 kg
2. Minyak Goreng: Tambahan bantuan berupa minyak goreng sebanyak 4 liter per keluarga.
Bantuan ini menyasar sekitar 35 juta KPM di seluruh Indonesia, yang merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1) hingga kelompok rentan miskin (Desil 4).
Banyak masyarakat bertanya apakah penerima bantuan pangan ini sama dengan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra sebelumnya.
Jawabannya adalah Iya. Selama nama Anda masih tercatat dalam data Desil 1 hingga Desil 4 pada sistem DTSEN, Anda berhak mendapatkan paket pangan ini. Pemerintah menggunakan basis data yang sama untuk memastikan sinkronisasi bantuan antara tunai dan barang tepat sasaran.
Di sisi lain, media sosial sempat dihebohkan dengan kabar saldo Rp600.000 yang masuk ke kartu KKS dan dianggap sebagai BPNT Cair Double.
Pihak Kemensos mengklarifikasi bahwa saldo tersebut bukanlah pencairan ganda. Angka Rp600.000 tersebut kemungkinan besar merupakan gabungan antara bantuan BPNT reguler dan bantuan PKH bagi KPM yang baru saja tervalidasi oleh sistem (Validation by System).
Masyarakat dihimbau untuk selalu mencetak struk penarikan atau mengecek melalui aplikasi m-banking Bank Himbara guna melihat rincian transaksi dengan jelas agar tidak termakan hoaks.
Guna menjamin agar bantuan sampai ke tangan yang berhak tanpa kekurangan sedikitpun, pemerintah memberikan peringatan keras kepada oknum maupun penerima manfaat.
“Bantuan tidak boleh diperjualbelikan dipindahtangankan atau dipotong oleh pihak manapun,” ujar Mensos Saifullah Yusuf, sebagaimana dikutip dari instagram @kemensosri.
Bagi warga yang merasa masuk dalam kriteria namun belum menerima undangan pengambilan beras, segera hubungi ketua RT/RW atau pendamping sosial di desa masing-masing untuk memastikan data Anda sudah masuk dalam manifes distribusi Bulog bulan ini.***