Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Pencairan Bansos Tahap 1 Tahun 2026: PKH dan BPNT Hampir Rampung, 3 Juta KPM Baru Diproses dan Bantuan Ramadhan Disiapkan

Ira Yulia Erfina • Selasa, 24 Februari 2026 | 17:13 WIB

Ilustrasi pencairan bansos tahun 2026.
Ilustrasi pencairan bansos tahun 2026.

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap pertama tahun 2026 menunjukkan progres signifikan hingga akhir Februari, dengan realisasi penyaluran yang telah melampaui 85 persen dari total target nasional. 

Program yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako, yang menjadi dua skema utama dalam perlindungan sosial tahun ini. 

Dilansir melalui laman resmi Kemensos.go.id, untuk PKH, bantuan telah diterima oleh sekitar 8,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos atau setara 89,4 persen dari target 10 juta KPM. 

Sementara itu, BPNT telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM atau sekitar 86,9 persen dari total target 18,25 juta KPM. Penyaluran dilakukan melalui jaringan perbankan Himbara, yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, serta Bank Syariah Indonesia, yang menjadi mitra distribusi dana secara non-tunai kepada para penerima.

Kemudian, mengutip dari kanal Youtube diary Bansos, di luar penerima reguler, terdapat sekitar 3 juta KPM baru hasil pemutakhiran data yang hingga awal Februari masih dalam proses pencairan. 

Rinciannya terdiri atas kurang lebih 1 juta penerima PKH baru dan sekitar 2 juta penerima BPNT baru. Salah satu kendala utama yang menyebabkan bantuan belum tersalurkan adalah belum dimilikinya rekening bank oleh sebagian besar penerima baru tersebut. 

Kondisi ini mengharuskan dilakukannya proses Buka Rekening Kolektif atau Burekol agar penyaluran dapat dilakukan melalui sistem perbankan. 

Proses administrasi dan pembukaan rekening kolektif tersebut diperkirakan membutuhkan waktu antara satu hingga dua bulan sebelum dana dapat ditransfer dan diterima oleh KPM yang bersangkutan.

Selain bantuan reguler tahap pertama, terdapat pula tambahan bantuan yang disiapkan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026. 

Bantuan ini menyasar masyarakat yang berada pada kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam basis data kesejahteraan sosial. 

Bentuk bantuannya berupa beras dengan total alokasi 20 kilogram untuk dua bulan serta tambahan minyak goreng sebanyak 4 liter. 

“KPM selama bulan Ramadhan akan mendapatkan bantuan beras 20kg dan minyak sebanyak 4 liter,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Program tambahan ini ditargetkan menjangkau sekitar 35 juta keluarga penerima manfaat, sehingga cakupannya lebih luas dibandingkan skema bantuan reguler PKH maupun BPNT.

Masyarakat dapat melakukan pengecekan status kepesertaan maupun posisi desil secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta nama lengkap sesuai KTP.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh