Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Penting Penerima Bansos PKH dan BPNT Triiwulan 1 2026: Ada 8,9 Juta KPM Sudah Cair, Sisanya Masih Berproses

Ira Yulia Erfina • Selasa, 24 Februari 2026 | 20:54 WIB

Ilustrasi KPM bansos dan pendamping sosial.
Ilustrasi KPM bansos dan pendamping sosial.

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial RI melaporkan perkembangan terbaru penyaluran bantuan sosial (bansos) hingga 23 Februari 2026. 

Memasuki awal Ramadhan, realisasi penyaluran bansos Triwulan I tercatat telah melampaui 85 persen dari total anggaran yang dialokasikan. 

Nilai bantuan yang sudah dicairkan mencapai lebih dari Rp15 triliun, menandakan sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima haknya pada tahap awal tahun ini.

Data ini dikutip melalui akun Instagram @kemensosri bahwa penyaluran bansos tahun 2026 masih difokuskan pada dua program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako. 

Distribusi dilakukan melalui jaringan Bank Himbara yang meliputi Bank Mandiri, BNI, BRI, serta BSI, dengan mekanisme transfer langsung ke rekening penerima manfaat.

1. Status Penyaluran Triwulan I 2026

Secara keseluruhan, lebih dari 85 persen anggaran bansos Triwulan I telah direalisasikan. Total dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp15 triliun.

Hingga laporan terakhir per 23 Februari 2026, bantuan telah tersalurkan kepada 8.940.958 keluarga atau setara 89,4 persen dari target. Nilai dana yang sudah dicairkan untuk PKH tercatat lebih dari Rp6 triliun.

Sementara itu, program Bantuan Sembako menargetkan 18,25 juta keluarga pada tahun 2026. Realisasi penyaluran telah mencapai 16.713.111 keluarga atau sekitar 91,58 persen dari target nasional. Total dana yang sudah disalurkan untuk program ini mencapai lebih dari Rp10,03 triliun.

Data tersebut menunjukkan bahwa penyaluran Bantuan Sembako secara persentase telah melampaui realisasi PKH pada periode yang sama.

3. Tambahan Penerima Baru Hasil Pemutakhiran Data

Berdasarkan pembaruan data melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN), terdapat penambahan jumlah penerima manfaat pada tahun ini. Rinciannya meliputi 1 juta penerima baru untuk program PKH dan 2 juta penerima baru untuk Bantuan Sembako.

Bagi penerima baru yang belum menerima bantuan, proses pencairan masih dalam tahapan administratif. Proses ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga dua bulan. 

Tahapan yang sedang berlangsung meliputi pembuatan rekening kolektif (Burekol) bagi calon penerima yang belum memiliki rekening, distribusi kartu sebagai akses pencairan bantuan, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia untuk wilayah yang belum terjangkau layanan perbankan.

4. Mekanisme Penyaluran Bertahap

Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap untuk memastikan ketepatan sasaran serta kelengkapan administrasi. 

Sistem transfer melalui rekening bank menjadi mekanisme utama, sementara jalur PT Pos Indonesia disiapkan bagi penerima yang menghadapi kendala akses perbankan.***

Editor : Asep Suhendar
#kpm #bansos #ramadhan