RADAR BOGOR - Selain bantuan sosial tunai (bansos), pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng selama Ramadhan 2026.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, program ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Penyaluran bantuan pangan dilakukan melalui Perum Bulog atas penugasan dari Badan Pangan Nasional sebagai bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.
Program ini menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Setiap keluarga akan menerima bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Dalam beberapa wilayah, bantuan tersebut berpotensi disalurkan sekaligus untuk dua bulan, sehingga total yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga.
Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadhan dan Idulfitri, serta mengendalikan inflasi akibat meningkatnya permintaan bahan pokok.
Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan nasional dalam kondisi aman.
Stok beras nasional tercatat mencapai 3,2 juta ton, sementara pasokan minyak goreng sekitar 30.000 kiloliter per bulan.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Perum Bulog tanpa melalui distributor, guna memastikan distribusi lebih efisien dan tepat sasaran.
Distribusi bantuan mulai dilakukan sejak pekan keempat Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap hingga awal Maret 2026.
Penyaluran mencakup seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil dan wilayah dengan risiko kerawanan pangan.
Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial selama Ramadhan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, program ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran ibadah Ramadhan bagi jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.***
Editor : Eli Kustiyawati