RADAR BOGOR - Pemerintah akan mulai menyalurkan bansos tambahan yang ditunggu oleh sekitar 32 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bansos tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter akan segera disalurkan menjelang lebaran atau hari raya Idul Fitri 2026.
Di berbagai wilayah di Indonesia sudah ada yang siap menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng dengan mulai membagikan surat undangan.
"Di antaranya yang sudah melaporkan kepada channel Cek Bansos ada di berbagai wilayah di sebelah timur ya," tutur kanal youtube Cek Bansos.
Khususnya di wilayah Papua, beberapa daerah di sebagian Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah daerah yang sudah mencetak surat undangan, mulai menjadwalkan untuk pembagian bantuan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng.
Selain bansos tambahan beras dan minyak goreng, 6 bantuan juga siap disalurkan pemerintah jelang Lebaran 2026.
Bansos reguler PKH BPNT tahap 1 2026 susulan direncanakan akan dilakukan dalam waktu 1 hingga 2 bulan mendatang.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, sekitar 3 juta KPM Baru belum menerima pencairan bansos PKH BPNT tahap 1 2026.
KPM belum terima pencairan karena masih berada dalam proses buka rekening kolektif (burekol) hingga persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Tak hanya itu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, dan Atensi Yapi.
Bantuan Atensi Yapi akan mulai disalurkan pada Maret 2026 dengan alokasi 3 bulan sekali.
Bantuan PIP untuk anak sekolah dengan SK nominasi maupun SK pemberian dari jenjang anak SD sampai jenjang anak SMP sudah terkonfirmasi untuk tahun anggaran 2026.
Kemudian informasi yang selanjutnya yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan disalurkan oleh desa atau kelurahan.
Di beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai mencanangkan penjadwalan pencairan BLT Dana Desa.
Penerima BLT Dana Desa ini diambil dari masyarakat yang tidak terdaftar dalam penerima bansos reguler PKH BPNT.
KPM harap bersabar, karena bansos tambahan tersebut akan mulai disalurkan kembal pada awal bulan Maret sampai menjelang lebaran Idul Fitri 2026.
Editor : Siti Dewi Yanti