RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan, sekitar 3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Baru masih dalam proses pencairan, terutama penerima yang membutuhkan verifikasi tambahan.
Penerima baru bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) adalah KPM Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) tahun 2025.
Kanal youtube Info Bansos menyebutkan, BLTS Kesra merupakan bansos senilai Rp900.000 yang dicairkan melalui kantor pos atau Bank Himbara.
Kemensos menjanjikan bahwa kartu KKS akan disalurkan dalam 1 sampai 2 bulan ke depan setelah proses cetak selesai.
"Ini berarti bagi 3 juta penerima baru ini, bansos bisa cair mulai Maret atau April 2026," jelas kanal Info Bansos.
Namun, pencairan tidak bisa dilakukan secara otomatis karena semua KPM harus melewati proses verifikasi dan seleksi ketat agar tepat sasaran.
KPM bisa mengecek status pencairan bansos melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos dengan memasukkan NIK KTP.
Jika status pencairan masih proses, KPM harus tetap bersabar karena batas penyaluran akhir hingga Maret 2026.
Bagi KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), banyak yang langsung tervalidasi sebagai KPM BPNT atauTKH tahap 1.
"Sudah terpantau banyak saldo masuk ke rekening mereka," tambah kanal Info Bansos.
Sedangkan, bagi KPM yang belum memiliki KKS, sedang proses pembuatan kartu atau buku rekening kolektif (burekol) melalui Bank Himbara.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto terus mengoptimalkan penyaluran bantuan untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.
Bansos tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan melalui pendidikan, kesehatan, dan akses pangan.
Menurut data dari Kemensos, penyaluran bansos triwulan 1 sudah mencapai lebih dari 85% secara nasional dengan total nilai yang disalurkan itu melebihi 15 triliun hingga akhir Februari 2026.
Editor : Siti Dewi Yanti