RADAR BOGOR - Perkembangan bantuan sosial (bansos) per 26 Februari 2026 menunjukkan bahwa penyaluran berbagai program masih terus berlangsung dengan sejumlah pembaruan penting, mulai dari pencairan PKH dan BPNT tahap pertama, tambahan bantuan pangan, hingga pemutakhiran data kepesertaan PBI JKN serta rencana integrasi program Makan Bergizi Gratis bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Seluruh proses ini berjalan berdasarkan pembaruan data dan tahapan administrasi yang masih dilakukan di berbagai daerah.
1. Pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026
Dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos, penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026 telah mencapai sekitar 85 persen dari total Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Artinya, sebagian besar penerima sudah memperoleh haknya, sementara sekitar 15 persen lainnya masih berada dalam proses pencairan.
Keterlambatan pada sebagian penerima umumnya berkaitan dengan tahapan administrasi dan teknis yang belum sepenuhnya rampung.
Pada tahap ini juga terdapat sekitar 3 juta KPM baru hasil pemutakhiran data terbaru. Para penerima baru tersebut sedang melalui proses pembukaan rekening kolektif atau burkol serta penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang baru.
Di sejumlah wilayah, proses redistribusi KKS dan buku tabungan masih berlangsung, khususnya bagi KPM yang baru terdaftar agar dapat segera mengakses bantuan yang menjadi haknya.
2. Bantuan Tambahan Pangan Beras dan Minyak Goreng Februari-Maret 2026
Selain bantuan reguler PKH dan BPNT, terdapat alokasi bantuan pangan tambahan untuk periode Februari hingga Maret 2026.
Bantuan tersebut berupa total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang merupakan akumulasi kebutuhan dua bulan.
Program ini ditujukan bagi KPM yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4, dengan total sasaran sekitar 35 juta KPM secara nasional.
Hingga akhir Februari, proses distribusi bantuan pangan tersebut masih dalam tahap persiapan oleh instansi terkait.
Penyaluran secara luas belum dimulai, namun terdapat rencana percepatan distribusi menjelang pergantian bulan menuju Maret agar bantuan dapat segera diterima oleh keluarga yang terdaftar dalam data terpadu.
3. Pemutakhiran Data PBI JKN atau KIS
Pembaharuan data juga dilakukan pada kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) atau KIS.
Petugas dijadwalkan melakukan pengecekan lapangan atau ground check terhadap peserta PBI yang berstatus nonaktif, khususnya yang berada pada kelompok desil 6 hingga desil 10.
“akan ada pengecekan dari petugas lapangan atau ground check untuk peserta PBI yang statusnya nonaktif,” ucap narator melalui kanal Youtubenya.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian data antara kondisi di lapangan dengan basis data yang tercatat.
Proses ground check direncanakan mulai 1 April dan berlangsung kurang lebih satu bulan.
Hasil verifikasi lapangan tersebut akan menjadi dasar dalam penyesuaian status kepesertaan, sehingga bantuan iuran dapat lebih tepat sasaran sesuai kondisi sosial ekonomi terbaru.
4. Integrasi Program Makan Bergizi Gratis bagi Lansia dan Disabilitas
Dalam perkembangan lain, terdapat koordinasi untuk mengintegrasikan program permakanan sosial ke dalam skema Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Pendamping sosial saat ini tengah melakukan verifikasi khusus terhadap data penyandang disabilitas guna memastikan ketepatan sasaran pada tahap implementasi berikutnya.
Proses verifikasi ini dilakukan melalui pengecekan langsung untuk menyesuaikan data administrasi dengan kondisi riil penerima manfaat.***
Editor : Eli Kustiyawati