Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Mandiri Cek Rekening! Saldo Bansos BPNT 2026 Rp600.000 Masuk KKS Sejak Kemarin Secara Bertahap

Kholikul Ihsan • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:57 WIB

Ilustrasi KPM mencairkan bansos BPNT Rp600.000
Ilustrasi KPM mencairkan bansos BPNT Rp600.000

RADAR BOGOR – Segera siapkan kartu KKS dan kunjungi ATM terdekat bagi Anda pemegang kartu Bank Mandiri.

Kabar baik ini akhirnya tiba. Terpantau sejak kemarin, saldo bantuan sosial (bansos) BPNT senilai Rp600.000 telah masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per 28 Februari 2026.

Penyaluran ini merupakan angin segar di penghujung bulan bagi masyarakat yang masuk dalam daftar penerima susulan.

Detail Pencairan BPNT di Bank Mandiri

Melansir dari kanal YouTube CEK BANSOS di platform YouTube, berdasarkan pantauan terkini dari aplikasi mobile banking Livin’ by Mandiri, sejumlah KPM telah mengunggah bukti struk penarikan dan saldo masuk sebesar Rp600.000.

Dana ini merupakan akumulasi bantuan untuk alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026.

Penting untuk dipahami bahwa pencairan ini masuk dalam kategori termin susulan.

Artinya, bantuan ini khusus dicairkan bagi KPM yang pada periode reguler awal tahun lalu mengalami kendala administratif sehingga bantuannya tertunda.

Jika Anda belum menerima dana pada bulan Januari lalu, besar kemungkinan nama Anda masuk dalam daftar pencairan hari ini.

Syarat dan Kriteria KPM Penerima Saldo Rp600.000

Tidak semua pemilik KKS akan menerima saldo ini secara bersamaan. Penyaluran difokuskan kepada kelompok berikut:

• Masuk desil rendah: Diutamakan bagi KPM yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 4 pada data kemiskinan ekstrem.

• Status SIKS-NG sudah SI: Secara teknis, dana hanya akan masuk jika status di aplikasi SIKS-NG sudah menunjukkan Standing Instruction (SI) atau minimal berhasil cek rekening.

• Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS): Pastikan data NIK Anda masih padan dengan data Dukcapil dan aktif di sistem DTKS.

Terkait upaya perbaikan akurasi data bantuan sosial, Kementerian Sosial Republik Indonesia menginstruksikan agar seluruh elemen terlibat dalam validasi data.

“Saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam proses pemutakhiran data yang terus kita lakukan melalui jalur formal maupun partisipasi,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam unggahan di akun Instagram @kemensosri.

Bagi Anda yang belum melihat saldo masuk, tetap tenang. Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap (termin) dan tidak serentak di seluruh wilayah. Anda disarankan untuk melakukan pengecekan berkala melalui mesin ATM atau agen bank terdekat dalam 1 hingga 2 hari ke depan.

Simpan struk penarikan sebagai bukti jika terjadi kendala di kemudian hari, dan pastikan kartu KKS Anda tidak dalam kondisi rusak atau terblokir.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #kks