Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos Rp600 Ribu Cair di Rekening KKS Mandiri, Cek Juga Kabar BPNT Tahap 4 dan Isu BLT Kesra, Ini Penjelasannya

Khairunnisa RB • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:34 WIB

Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT kepada KPM
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT kepada KPM

RADAR BOGOR – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akhirnya bisa bernapas lega.

Bantuan sosial atau bansos sebesar Rp600.000 yang sebelumnya belum cair untuk tahap pertama tahun 2026 kini mulai masuk ke rekening KKS Bank Mandiri secara bertahap.

Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, berdasarkan laporan penerima, saldo bantuan terpantau masuk pada 28 Februari 2026.

Dana tersebut merupakan pencairan susulan untuk periode Januari hingga Maret 2026 yang sempat tertunda, meskipun status di sistem sudah menunjukkan SPM, berhasil cek rekening, atau SI.

Pemerintah memastikan bahwa pencairan ini bukanlah bantuan dobel ataupun tambahan di luar skema yang ada.

Dana yang masuk merupakan hak KPM yang sebelumnya belum terealisasi.

KPM yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 dan masih tercatat aktif sebagai penerima bantuan sosial disarankan segera melakukan pengecekan rekening secara berkala.

Meski demikian, harapan berbeda terjadi pada BPNT tahap keempat tahun 2025.

Hingga pengecekan terakhir per 28 Februari 2026, status di sistem masih belum berubah.

Nominal bantuan masih kosong dan hanya tercantum keterangan “berhasil cek rekening”.

Artinya, belum ada proses pencairan lanjutan.

Tanpa adanya perubahan status maupun nominal di sistem, peluang pencairan dalam waktu dekat dinilai kecil.

Selama belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah, BPNT tahap keempat belum bisa dipastikan akan cair.

Lebih jauh lagi, beredar kabar mengenai BLT Kesra senilai Rp900.000 serta penebalan bantuan Rp300.000 yang diklaim segera disalurkan.

Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan pengumuman resmi dari pemerintah, baik dari Kementerian Sosial Republik Indonesia maupun kementerian teknis lainnya.

Tanpa rilis resmi dan tanpa data pendukung di sistem informasi bansos, kabar tersebut berpotensi menjadi informasi yang tidak valid.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial atau pesan berantai yang belum terverifikasi.

Di tengah situasi ini, transparansi informasi menjadi kunci.

KPM disarankan rutin mengecek status bantuan melalui kanal resmi dan menunggu pengumuman sah dari pemerintah.

Dengan demikian, hak bantuan tetap bisa dipantau tanpa harus terjebak kabar yang belum tentu benar.

Untuk saat ini, yang sudah pasti hanyalah pencairan susulan Rp600.000 bagi sebagian KPM di Bank Mandiri.

Sementara itu, BPNT tahap keempat dan BLT Kesra masih menunggu kepastian resmi dari pemerintah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#spm #kpm #bansos #kks