RADAR BOGOR – Di tengah antusiasme menyambut Idul Fitri, beredar berbagai informasi mengenai bonus bantuan sosial (bansos) yang memicu kebingungan di masyarakat.
Agar tidak terjebak informasi palsu (hoaks) dan tetap mendapatkan hak bantuan yang sah, sangat penting bagi setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memverifikasi status kepesertaan di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sekarang juga melalui pendamping sosial setempat.
Kepastian pencairan bantuan pada Maret 2026 telah dikonfirmasi. Namun, terdapat perbedaan tegas antara bantuan yang sudah benar-benar cair dengan bantuan yang masih sebatas isu atau keinginan masyarakat.
Bansos yang Pasti Cair Maret 2026
Dikutip dari kanal YouTube Pendamping Sosial, berdasarkan pengumuman resmi pemerintah, bantuan yang sudah dipastikan masuk ke tahap penyaluran sebelum Lebaran adalah bantuan stimulus pangan.
Berikut rinciannya:
Bantuan beras 20 kg: Merupakan alokasi untuk dua bulan yang dicairkan sekaligus guna menjaga stabilitas pangan keluarga selama Ramadan.
Minyak goreng 4 liter: Pendamping sosial melaporkan bahwa di beberapa wilayah, undangan pencetakan bantuan minyak goreng mulai dipersiapkan.
PKH dan BPNT tahap 1 susulan: Bagi KPM yang saldonya masih kosong pada Februari, tidak perlu panik. Pencairan tahap 1 masih berlangsung hingga akhir Maret atau awal April secara bertahap. Selama status di DTSEN masih aktif dan layak (eligible), bantuan akan menyusul masuk ke kartu KKS.
Klarifikasi Isu Bonus Rp400.000 dan BLT Rp900.000
Banyaknya narasi yang menyebut adanya THR bansos atau bonus tambahan Rp400.000 hingga Rp900.000 perlu ditanggapi dengan bijak.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Kementerian Sosial maupun Kementerian Keuangan terkait bonus tunai tersebut untuk tahun 2026.
Isu bonus Rp400.000 merujuk pada program stimulus tahun 2025 lalu yang belum tentu diulangi tahun ini.
Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi atau kartu KKS kepada pihak yang menjanjikan bonus tambahan yang tidak resmi.
Khusus Jawa Timur: Tambahan PKH Plus Rp500.000
Satu-satunya bantuan bonus yang nyata adalah PKH Plus, namun jangkauannya sangat terbatas.
Bantuan senilai Rp500.000 ini hanya diperuntukkan bagi KPM di wilayah Jawa Timur yang memiliki komponen lansia di atas 70 tahun.
Karena bersumber dari APBD provinsi, bantuan ini tidak berlaku secara nasional di provinsi lain.
Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan penyaluran bantuan sosial merupakan tanggung jawab kolektif semua pihak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga, mengawasi, dan mengawal bansos diterima oleh mereka yang berhak,” ajak Menteri Sosial, seperti dilansir dari Instagram @kemensosri.
Tips Cerdas Mengecek dan Memastikan Bansos Cair
Agar tidak bolak-balik ke ATM dengan hasil nihil, berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Pastikan status kepesertaan: Hubungi pendamping sosial untuk mengecek status di aplikasi SIKS-NG. Jika status exclude atau tidak aktif, segera perbaiki data di desa atau kelurahan.
- Pantau aplikasi Cek Bansos: Gunakan aplikasi resmi untuk melihat apakah periode salur sudah berubah menjadi Maret 2026.
- Manfaatkan mobile banking: Hindari kerumunan di ATM dengan mengecek saldo melalui aplikasi bank penyalur, seperti BNI, BRI, Mandiri, atau BTN, secara berkala.
Pemerintah terus berupaya mempercepat distribusi bantuan material, seperti beras dan minyak goreng, agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap tercukupi.***
Editor : Eli Kustiyawati