Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Bertambah Rp600.000, Ini Update Terbaru Bansos BPNT Akhir Februari 2026 dan Fakta Sebenarnya Tahap 4 serta BLT Kesra

Ira Yulia Erfina • Senin, 2 Maret 2026 | 07:55 WIB

Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan sembako
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan sembako

RADAR BOGOR – Perkembangan terbaru pencairan bantuan sosial (bansos) hingga 28 Februari 2026 menunjukkan adanya pergerakan signifikan pada sejumlah skema yang dinantikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Informasi ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan alokasi triwulan pertama tahun 2026 yang mencakup periode Januari hingga Maret, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai status bantuan yang sebelumnya belum masuk ke rekening penerima.

Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, pencairan susulan BPNT senilai Rp600.000 terpantau mulai masuk kepada sebagian KPM di penghujung Februari.

Dana tersebut merupakan akumulasi alokasi tiga bulan pertama tahun ini yang sebelumnya telah berstatus “Berhasil Cek Rekening” atau “SI” di sistem, namun belum tercermin dalam saldo.

Kini, sejumlah penerima mulai mendapati dana tersebut tersedia, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan data kesejahteraan sosial.

Pencairan terdeteksi melalui layanan mobile banking Livin’ by Mandiri, yang mengindikasikan bahwa proses distribusi berjalan melalui rekening bank penyalur.

Kondisi ini menandakan bahwa bantuan yang sempat tertunda kini mulai direalisasikan secara bertahap kepada penerima yang datanya telah tervalidasi.

Di sisi lain, pembaruan mengenai BPNT tahap 4 tahun 2025 menunjukkan situasi berbeda.

Berdasarkan hasil pengecekan pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), kolom nominal untuk tahap tersebut masih ditandai dengan strip atau kosong, sementara keterangannya tetap berada pada posisi “Berhasil Cek Rekening” tanpa perubahan berarti selama lebih dari tiga bulan terakhir.

“Hasil pengecekan terbaru hari ini menampilkan status BPNT tahap keempat nominalnya masih strip, kemudian statusnya pun juga masih berhasil cek rekening. Ini berarti sudah tiga bulan lebih status ini tidak bergerak dan nominal yang tertera, seharusnya Rp600.000, pun juga masih belum muncul,” ucap narator dalam kanal YouTube-nya.

Tidak adanya nominal yang muncul di sistem menjadi indikator bahwa pencairan belum diproses.

Dengan demikian, informasi yang beredar mengenai pencairan tahap 4 belum didukung oleh data dalam sistem resmi pengelolaan bantuan sosial.

Selain itu, isu terkait BLT Kesra senilai Rp900.000 maupun bantuan penebalan juga menjadi perhatian.

Hingga akhir Februari 2026, tidak terdapat pengumuman resmi dari instansi terkait mengenai keberlanjutan ataupun pencairan program tersebut.

Penelusuran pada sistem SIKS-NG juga tidak menemukan data pendukung terkait bantuan dimaksud.

Situasi ini memperlihatkan bahwa informasi yang beredar di ruang digital belum memiliki dasar administratif yang dapat diverifikasi melalui sistem pengelolaan bansos yang berlaku.

Bagi KPM, langkah yang dapat dilakukan adalah melakukan pengecekan berkala terhadap Kartu KKS atau rekening bank penyalur masing-masing dalam beberapa hari ke depan, khususnya bagi nasabah Bank Mandiri yang belum menerima transfer untuk periode awal 2026.

Pemantauan rutin menjadi penting untuk memastikan apakah dana telah masuk tanpa harus menunggu informasi yang belum terkonfirmasi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pencairan bantuan sosial