RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan instansi terkait akan mulai menyalurkan 8 jenis bansos pada Maret 2026 sebelum lebaran.
Menurut kanal youtube Info Bansos, 8 bansos ini ditargetkan untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan dicairkan melalui bank penyalur atau PT Pos Indonesia.
Bansos pertama yang akan disalurkan adalah bantuan beras dan minyak goreng yang disalurkan untuk 2 bulan sekaligus.
"Ini merupakan program stimulus pangan dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan bantu kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan," tambah kanal Info Bansos.
Setiap KPM akan mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Bantuan beras ini ditargetkan untuk keluarga miskin yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pendistribusian beras melalui Bulog atau mitra lokal dan akan dipercepat di bulan Maret 2026.
KPM yang merasa terdaftar, harus mengecek undangan dari desa atau pos terdekat.
Bansos kedua adalah Program Keluarga Harapan (PKH) plus khusus Jawa Timur untuk lansia di atas 60 tahun.
KPM yang sudah terdaftar di PKH akan menerima tambahan bantuan senilai Rp500.000 per penyaluran atau setiap 3 bulan.
Syarat penerima PKH Plus harus lansia dari keluarga miskin dan berdomisili di Jawa Timur.
Bansos ketiga adalah pencairan PKH tahap 1 2026 susulan untuk 1 juta KPM Baru, yang baru terdaftar dan dicairkan melalui bank BRI atau BNI.
Bansos difokuskan segera dicairkan di bulan Maret agar KPM Baru bisa menikmati bantuan sebelum hari raya Idul Fitri.
Bantuan keempat adalah bansos BPNT tahap 1 2026 susulan untuk 2 juta KPM baru.
Syarat penerima bansos BPNT adalah KPM yang berada pada desil 1 sampai 4 di bulan Maret 2026.
Bansos kelima ada asistensi rehabilitasi yang merupakan bagian dari program asistensi rehabilitasi sosial atau atensi dari Kemensos.
Atensi Yapi biasanya cair senilai Rp200.000 per bulan per anak atau total 2,4 juta setahun.
Ada juga bantuan untuk disabilitas berat hingga Rp3 juta per orang termasuk juga alat-alat bantu seperti kursi roda atau operasi.
Penyaluran dilakukan secara bertahap setiap 2 bulan dan direncanakan akan ada bantuan pemulihan pada Maret 2026.
Bansos keenam adalah Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) Jakarta meliputi Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Pencairan alokasi Februari Maret 2026 sudah dilakukan untuk 205.000 penerima dengan besaran Rp300.000 sampai Rp600.000 per bulan tergantung kategori.
Bantuan ketujuh adalah Program Indonesia Pintar (PIP) termin 1 yang dicairkan melalui rekening simpel di BRI atau BNI.
Selanjutnya, bansos kedelapan adalah Penerima Bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Editor : Siti Dewi Yanti